Deva


Claim :

- Zinc Sebum meminimalkan kemerahan yang diakibatkan oleh jerawat
- Green tea Water dan Tea Tree Water sifat antimikrobanya  mampu mengobati jerawat
- Phyto Squalene sebagai anti inflamasi yang dapat mengurangi kemerahan dan pembengkakan
- Mugwort Hydrosol melindungi, menutrisi, dan menghidrasi kulit
- Vitamin C meningkatkan produksi kolagen
- Ginkgo Extract meningkatkan kelembapan  dan kehalusan kulit
- Succinic Acid mengontrol dan menyeimbangkan produksi sebum
- Gluconolactone mengangkat sel kulit mati dengan lembut membentuk permukaan kulit membuat kulit halus merata

Produk ini aman digunakan untuk ibu hamil dan menyusui namun tetap dianjurkan untuk konsultasi dengan dokter sebelum pemakaian

Untuk kulit berjerawat, rentan berjerawat, dan sensititf

Netto :
100ml

Price :
75.000

Where to buy ?
Shopee / Sociolla / Guardian

Ingredients :
Aqua, Polysorbate 20, Camelia Sinensis Leaf Water, Gluconolactone, Aminomethyl Propanol, Malaleuca Alternifolia Leaf Water, Sodium Chloride, Propanediol, Succinic Acid, Ginko Biloba Leaf Extract, 1-2 Hexanediol, Artemisia Capillaris Leaf Water, Glyserine, DMDM Hydantoin, Aloebarbadensis Leaf Extract, Pentylene Glycol, Opuntia Coccinellifera Fruit Extract, Oryza Sativa (Rice) Extract, Methyl Diisopropyl Propanamide, Butylene Glycol, Disodium Edta, Gellan Gum, Caprylhydroxamic Acid, Hydrolyzed Wheat Protein, Ascorbyl Glycoside, Phenoxyethanol, Chondrus Crispus Powder, Zinc Chloride, Glyseryl Acrylate/Acrylic Acid Copolymer, Cinnamomun Zeylanicum Bark Extract, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Tromethamine, Hamamelis Virginiana Leaf Extract, Malva Sylvestris Flower/Leaf/Stem Extract, Echinacea Purpurea Extract, Setaria Italica Seed Extract, Benzyl Alcohol, Ethylhexyl Glyserine, Bakuchiol, Magnolia Grandiflora Leaf Extract, Dehydroacetic Acid, Tochoperol, Squalane, CL77891, CL7707, CL77360

Packaging :


















Texture :


How to use ?

1. Pastikan tangan dalam kondisi bersih
2. Tuangkan toner essence ke telapak tangan lalu tepuk-tepuk secara perlahan ke kulit wajah
3. Atau tuangkan toner essence secukupnya pada kapas, kemudian mulai usapkan kapas yang telah dibasahi toner essence hingga ke seluruh wajah

Final Thoughts :
Scarlett tuh emang gak berhenti-berhenti ya bikin inovasi produk. Kali ini ada rangkaian dari facecare yaitu toner. Kayaknya baru nemu ini deh aku toner yang ada "boba"nya. Udah fix rangkaian facecare Scarlett lengkap mulai dari facial wash, toner, serum dan moisturizer/cream semuanya ada, dengan harga yang super duper terjangkau pastinya. Ngga jarang kan toner diluar sana harganya sampe ratusan ribu. Nah kalo ada yang cuma 75ribu tapi efeknya lebih bagus dari yang ratusan ribu kenapa ngga mau coba? Apalagi ini bukan sekedar toner, ini Essence Toner yang manfaatnya jauh lebih banyak. Karena baru – baru ini memang dunia kecantikan mengalami terobosan baru berkat perkembangan teknologi. Jadi gausa ribet pake 2 produk essence dan toner, pake Scarlett Acne Essence Toner aja udah lebih dari cukup. 

Scarlett Acne Essence Toner ini diformulasikan dengan kandungan aktif untuk mengatasi masalah kulit berjerawat.

Scarlett Acne Essence Toner ini juga memiliki beads atau boba kecil yaitu Phyto Squalane yang bermanfaat sebagai anti-inflamasi atau anti-peradangan untuk membantu mengurangi kemerahan dan pembengkakakn pada kulit yang sedang berjerawat.

Scarlett Acne Essence Toner ini bisa di-apply menggunakan tangan langsung atau bisa juga pakai kapas. Aku udah mencoba keduanya tapi aku lebih prefer pake tangan langsung. Hasilnya lebih efektif dan gak banyak produk yang terbuang dikapas.

Pas pertama kali liat packagingnya aku seneng banget karena dikemas dengan botol dengan desain transparan dan dilengkapi dengan pump. Kan tau sendiri ya kebanyakan toner dan essence yang ada tuh memiliki lubang kecil untuk mengeluarkan produknya. 

Teksturnya sendiri cair tapi ngga yang cair banget, agak sedikit kental. Ya bisa dibayangkan pake toner terus essence teksturnya kayak gimana ya kira-kira begitu adanya. Tapi tingkat penyerapannya tergolong cukup cepat menurut aku.

First impression aku pake produk ini aku agak kaget sih, karena awalnya ngerasa kayak ada sensai mintnya gitu dikulit tapi bentaran aja juga ilang. Karena kulit wajahku super sensitif dan mungkin active ingredients atau beberapa ingredient belum pernah aku coba reaksinya dimukaku. 

Hari-hari selanjutnya aku pake produk ini dan setelah 3 minggu aku pake aku ngerasa bruntusan dibagian bawah bibir berkurang; menghidrasi kulit wajah dengan baik dan ngga bikin mukaku jadi makin berminyak; mampu meredakan jerawat yang meradang; dan ngga bikin redness di wajahku (wajahku ini rawan kemerahan kalo pake active ingredients tapi Alhamdulillah pake si Scarlett Acne Essence Toner ini cocok).

Tapi aku pake toner ini sehari cuma 1x di malam hari aja yaa, karena balik lagi kulit wajahku yang super sensitif ngeri ngeri sedep kalo pake active ingridients pagi terus keluar kena matahari hehe. Kalo kulit kalian aman ya pake sehari 2x malah lebih maksimal hasilnya.

Essence toner ini solusi untuk ibu-ibu muda kayak aku yang pengen tetep rajin pake skincare tapi si bayik aman ngga keburu nangis. Cuma pake 1 produk tapi manfaatnya kayak pake 2 produk. Hemat budget bun, budget essencenya bisa dipake buat beli pampers wkwk. 

Selamat mencoba~

Rating :
9/10

Repurchase ?
YES!

Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Claim :
- Membantu mencerahkan kulit wajah
- Membantu membuat kulit menjadi lebih glowing
- Membantu memudarkan bekas-bekas jerawat
- Membantu membuat kulit menjadi lebih sehat
- Menyamarkan garis-garis halus dan flek hitam pada wajah
- Menenangkan dan memperbaiki skin barrier

Untuk kulit normal, kering, kombinasi, berminyak, rentan berjerawat, sensitif

Netto :
15ml

Price :
75.000

Where to buy ?
Shopee / Sociolla / Guardian

Ingredients :
Tranexamide Acid, Niacinamide, Aloe Vera Extract, Allantoin, Licorice Extract, Calendula Oil, Geranium Oil, Olive Oil

Packaging :













Texture :



How to use ?
1. Teteskan 2-3 tetes serum, usap dan pijat secara perlahan
2. Ratakan serum ke seluruh kulit wajah
3. Diamkan beberapa saat agar serum meresap ke kulit wajah
4. Gunakan pada pagi dan malam hari
5. Serum bisa dicampur antara Acne Serum & Glowtening Serum atau bisa juga Brightly Ever After Serum & Glowtening Serum

Final Thoughts :
Cinta mati sama Scarlett Whitening Facial Washnya yang udah fix bikin aku move on dari facial washku yang lama ditambah lagi nemu Scarlett Acne Essence Toner yang jadi toner andalanku dimalam hari rasanya ngga afdol kalo ngga cobain serumnya sekalian.

Scarlett Glowtening Serum, varian serum terbaru dari Scarlett yang banyak dicintai oleh perempuan-perempuan diluar sana. Pas liatin reviewnya hampir semua positif. Siapa coba yang gak tertarik buat cobain?

First impression aku pakai Scarlett Glowtening Serum agak susah ngeluarin produknya hehe, karena teksturnya yang cukup kental milky gitu dan packagingnya pake pipet jadi produknya agak susah buat diambil. Tapi gak jadi masalah besar tinggal beberapa kali pencet juga keluar.

Untuk baunya sendiri emang sedikit kayak bau jamu gitu tapi it doesn't matter setelah di apply juga baunya ilang kok gausa khawatir. Yang penting keefektifan produknya shay!

Pertama kali pake kayaknya aku ambil produknya kebanyakan deh; mukaku jadi greasy gitu. Besokannya dicobain lagi dengan takaran yang pas terkejut, setelah sekitar 30 menit meresap kulit wajahku jadi kayak glowing from within, plumpy, ternutrisi dengan baik. Glowingnya itu baguuus ngga kayak berminyak gitu. Dari awal udah yakin kalo bakal jatuh cinta sama Scarlett Glowtening Serum ini.
Efek melembabkannya juga ngga to much dikulitku yang oily acne prone. Besok paginya pas bangun kulit wajah berasa aluuusss pwol sampe mau nangis wkwk lebay tapi memang begitu adanyaaa~

Dikulitku yang sensitif pake serum ini sehari 2x gaada masalah. Dipake sebelum pake foundation jatuhnya kayak primer gitu makeupnya jadi lebih nempel duh mantulity pokoknya!

Setelah 3 minggu pemakaian aku ngerasa muka jadi jarang jerawatan, kulit wajah jadi lebih sehat dan glowing. Ngga menimbulkan reaksi negatif deh pokoknya.

Udah harganya super terjangkau hasilnya ajaib banget pula, wes cobain aja gausa kebanyakan mikir. Iki apik pol, percaya sama aku! 

Rating :
9,5/10

Repurchase ?
YES!!

Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Claim :

- Sebagai pelembab kulit : cream wajah, bibir (lipbalm) dan kulit kering
- Melembabkan dan memudarkan : stretchmark, ruam popok bayi dan biang keringat
- Membantu proses peremajaan kulit
- Menghilangkan flek hitam, jerawat dan bekas jerawat
- Menutrisi kulit
- Mengobati iritasi akibat salah make up
- Menghilangkan merah-merah, alergi pada kulit dan ruam popok bayi
- Memudarkan kulit dari luka bakar, gatal-gatal, ezema, dermatitis, gigitan nyamuk dan serangga
- Mengurangi ketombe

Beeme Nourishing Balm dapat digunakan pada malam hari sebagai sleeping mask. Jikalau ada toner boleh pakai toner terlebih dahulu dan jika ada serum maka serum dahulu. Beeme Nourishing Balm distep terakhir. (apabila memiliki cream malam sebaiknya penggunaan di selang-seling bergantian).

100% menggunakan bahan organik dan foodgrade yang aman untuk ibu hamil, ibu menyusui dan bayi bahkan bayi 0 bulan (newborn). Tidak berbahaya apabila tertelan.

Netto :
15gram

Price :
80.000

Where to buy ?
Official Shop Shopee Beeme

Ingredients :
Petroleum jelly (vaseline), lilin lebah (beeswax), minyak zaitun, minyak kelapa, almond oil, essential oil dengan harum sweet coconut yang menyegarkan.

Packaging :








Texture :


How to use ?
Pastikan wajah dalam keadaan bersih lalu oles secara tipis dan merata pada bibir, wajah dan bagian kulit yang bermasalah.

Final Thoughts :
Beeme Nourishing Balm ini hype banget pas aku hamil, kecil-kecil cabe rawet yang digadang memiliki segudang manfaat untuk ibu dan bayi. Sengaja ngga beli pas hamil karena kayaknya belum butuh, akhirnya pas udah lahiran baru deh beli.

Pertama kali buka packagingnya wanginya soft enak banget, teksturnya juga balm super lembut.

Aku coba apply pertama kali as a lipbalm, aku pake malem hari sampe esok paginya. Untuk lipbalm so so aja sih. Karena bibirku ini tipe bibir yang kering banget, butuh lipbalm yang super duper strong dan dipake setebel mungkin biar bibir lembab wkwk (Lucas Papaw misalnya)

Yang kedua aku coba ke anakku pas habis digigit nyamuk, ini amazing sih ngga sampe 24 jam dioles ini bekasnya udah ilang bener-bener gak ketara lagi.

Yang ketiga aku coba ke anakku yang mukanya habis kena cakar kukunya sendiri juga cepet banget pudarnya bekas cakaran padahal sampe nggaris banget hampir berdarah.

Yang terakhir aku coba ke anakku yang lagi kena biang keringat lumayan parah, butuh waktu beberapa hari sih ini karena emang biang keringatnya banyak banget, belum hilang semua tapi lumayan untuk healing gatalnya biar anakku gak crancky.

So far so good sih, worth the price. Cinta banget sama produk yang multipurpose gini~

Masih kepo dengan keajaiban-keajaiban lain, pengen coba untuk memudarkan strechmarks dan melembabkan tumit yang pecah pecah. Kalo untuk dijadiin pelembab wajah aku belum berani sih karena udah feeling bakal clogged pores takutnya makin beruntusan.

Nanti aku update lagi yaa~

Rating :
9/10

Repurchase ?
YES!

Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Claim :

Asi booster mom uung adalah asi booster terbaik untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas asi, karena disamping kuantitas kami percaya kualitas asi adalah kunci utama keberhasilan ibu menyusui.
- Meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI.
- Memenuhi kebutuhan gizi ibu dan anak (kaya akan protein). 
- Meningkatkan daya tahan tubuh ibu menyusui dan buah hati (melalui asi).
- Mencegah penuaan dini (karena kandungan antioksidan dalam daun kelor).
- Mempercepat penyembuhan luka paska operasi caesar (karena kandungan albumin dalam ikan gabus).

*) tanpa efek samping.

BPOM TR 203341571
HALAL No 00130061030312
Sertifikasi Natural Produk

Netto :
30 kapsul

Price :
70.000

Where to buy ?
Shopee Mom Uung Official Shop

Ingredients :
Ekstrak Moringa oliefera Folium (Daun Kelor) 200mg.
Ekstrak Channa striata (Ikan Gabus) 300mg.

Packaging :










Texture :

How to use ?
2 x 2 kapsul setelah makan.
Simpan produk di tempat yang kering & terhindar dari sinar matahari langsung. Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Final Thoughts :
Sebagai ibu-ibu idealis yang ingin memberikan full ASI kepada babynya, aku melakukan segala upaya agar asiku lancar dan bancar. Udah segala macam sayur ijo ijo dan segala jenis kacang ku makan wkwk. Pencarian ASI booster juga terus ku lakukan biar keidealisan ini terpenuhi wkwk.

Sampai akhirnya banyak ibu-ibu pejuang ASI menyarankan untuk mencoba asi booster dari Mom Uung ini. 

Untuk sebuah asi booster, harganya cukup mahal yaa dibanding merk merk lainnya. Tapi, apa sih yang engga buat anak?

Selagi berusaha untuk meningkatkan ASI dengan Mom Uung, jangan lupa untuk tetap mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang cukup dan jangan lupa bahagia ya!

Yang aku rasain setelah habis 1 botol alias 30 kapsul ini adalah ASI lebih lancar, kental dan berlemak. Karena anakku ini anak sufor dan asi selama ini dia tuh lebih suka minum lewat botol daripada nen langsung ke aku tapi entah kenapa semenjak aku minum Mom Uung ASI Booster ini anakku maunya nen langsung dan nennya lebih lama dari biasanya. 

Alhamdulillah, seneng pwol rasanya ngeliat anak nen langsung. Gak terkira deh bahagianya karena bondingnya jadi makin makin {{}}

Rating :
10/10

Repurchase ?
YES!!

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

 


Melahirkan Kenzie adalah anugrah paling indah dari Allah untuk aku. Lahir dengan sehat selamat lengkap ((ganteng; pipi gendud; hidung mancung; dan kulit putih wkwkw memuji anak sendiri)). 

Dari awal menikah aku memang tidak menunda memiliki momongan tapi takdir Allah adalah memberikan aku kepercayaan untuk hamil setelah 8 bulan menikah. 

Dengan segala drama kehamilan beserta pagi siang sore malam sicknessnya aku berhasil melewati itu dan melahirkan Kenzie pada 10 Juli 2021. Lahiran pun juga tidak sepenuhnya mulus, mengalami pendarahan cukup hebat dan gabisa ngapangapain selama 1 minggu pun sudah terlewati.

Dari dulu aku selalu berpikir bahwa hamil - melahirkan - memiliki baby adalah hal yang menyenangkan tapi aku lupa untuk membayangkan betapa struggling-nya itu semua untuk dilewati. Mungkin karena aku anaknya positive vibes banget jadi sukanya bayangin yang indah indah aja wkwk ngeles.

Sepertinya semua berawal dari setelah lahiran, udah ngerasain sakitnya kontraksi dan melahirkan ditambah lagi pendarahan selama 1 minggu aku belum bisa merawat Kenzie. Cuma bisa bingung pas Kenzie nangis, belum bisa gendong dll. Berasa nelongso banget seminggu awal tuh, semuanya diurusin Mas. Selalu nyalahin diri sendiri karena gabisa apa apa. Apalagi habis lahiran semua serba sensitif, sebelum tidur nangis minta maaf sama Mas karena belum bisa bantu.

Setelah seminggu dan udah lumayan pulih aku kembali ke rumah dan hidup bertiga dengan Kenzie dan Mas. Ditinggal kerja dari jam 7 pagi sampe jam 5 sore pastinya. Aku berduaan aja sama Kenzie.

Semuanya berubah setelah Kenzie ada, rutinitas jadi berubah dan bertambah. Ternyata menyandang peran sebagai istri dan ibu sekaligus tidaklah mudah, untungnya aku tidak bekerja. Gak kebayang deh tuh gimana bisa ngejalaninnya. Awal awal setelah melahirkan aku merasa menjadi orang yang idealis, maunya rumah tetep rapi dan bersih, Kenzie dan Mas pun terurus dengan baik. Ditambah lagi berusaha untuk memberikan full ASI untuk Kenzie. 

Awal-awal tuh karena masih baru lahir Kenzie banyak bobonya, tiap dia bobo aku bisa nyambi bobo + nyambi ngerjain urusan rumah. Di awal semua berasa everything is okay dan aku bisa handle semuanya. Kenzie sama sekali ngga rewel, begadang bangun 2 jam sekali buat kasi minum Kenzie berasa menyenangkan wkwk karena excited mungkin yaa.

Makin kesini Kenzie makin aktif, udah ngga banyak tidur jadi pekerjaan rumah agak dikesampingkan dulu. Eh makin lama semua tiba tiba jadi menguras tenaga dan pikiran. 

Entah kenapa Kenzie sering kembung perutnya, kalo perutnya kembung dia rewel banget maunya digendong dan tiap diturunin langsung nangis. Dari sini semua rutinitas yang ada jadi berubah. Pagi yang biasa aku Kenzie tidur dan aku bisa beberes urusan rumah jadi dipake buat full gendong. Otomatis pekerjaan rumah terbengkalai dan aku paling gabisa liat rumah berantakan dan pekerjaan rumah belum selesai. Udah stress tuh, karena entah kenapa rumah berantakan bikin mood jadi berantakan. Ditambah lagi paginya aku jadi gabisa ikutan tidur pas Kenzie tidur, karena biasanya aku nyolong nyolong waktu bentar karena ngantuk malemnya begadang. Udah gabisa beberes urusn rumah + kurang tidur + Kenzie minta gendong tuh rasanya complete. Kadang juga kalo lagi rewel Kenzie malemnya juga minta gendong terus, semakin kurang tidur kita orang wkwk. Mas juga pagi sampe sore kerja, butuh istirahat juga. 

Beberapa kali nangis ke Mas dan sambat ngerasa capek banget kayak ngga sanggup. Ditambah lagi pagi sampe sore ngurus Kenzie sendirian gaada temen ngobrol kalo Kenzie lagi nangis jadi nelongso. Kadang kalo udah overthinking pengaruhnya ke ASI, ASI seret bikin makin overthinking jadi overthinkingku gak habis habis wkwk. 

Terus aku juga ngerasa jauh sama Mas, awal awal lahiran udah komitmen sama Mas mau tetep romantis dan ngalem ngaleman kayak pas hamil eh ternyata boro boro ndusel ndusel peluk peluk Mas, bisa sarapan dan mandi dengan tenang juga Alhamdulillah. Karena kayaknya lumrahnya begitu deh kalo punya baby suami jadi dinomorduakan wkwk. Pake skincare? Oh tentu sering lupa wkwk. Tapi selalu berusaha untuk nyempetin kalo Mama Papa kesini, ada yang jagain Kenzie jadi aku bisa me time colongan buat sekedar luluran wkwk. Kok kayaknya berat banget gitu ya? ðŸ˜‚

Sampai akhirnya ada dititik berusaha berpikir dengan tenang dan jernih. Karena kalo diterusin aku bisa edan dan stress kayaknya, tiap hari nangis sambat tapi tidak merubah apapun. 

Sampai akhirnya menata hati dan pikiran untuk tidak idealis. Kalo Kenzie lagi rewel minta gendong seharian yauda nikmatin, sambil gendong bisa cemil-cemil biar gak laper, berusaha legowo meskipun pekerjaan rumah belum beres dan terlihat berantakan, kalo malem harus begadang bagi shift sama Mas biar sama sama punya waktu istirahat, kalo gak sempet masak yauda Go Food, malem habis Mas pulang kerja dan Kenzie tidur disempetin buat cuddling cuddling, minta dipeluk biar aku tenang dan tetap waras ngejalanin peran sebagai ibu baru. 

Makin kesini makin merasa kalo ngga semua bisa berjalan kayak yang aku mau, ngga semua harus bisa diselesaikan diwaktu yang bersamaan. Kadang harus dipaksa untuk “yaweslah”. Harus tau prioritas, Kenzie dan Mas Alif nomor satu; urusan rumah belakangan.

Menjadi ibu baru memang sangat rentan mengalami baby blues, ibu baru butuh support. Butuh dikuatkan dan dibahagiakan.

Yuk bisa yuk!

Alhamdulillah makin kesini udah makin bisa nemu ritmenya,bisa happy urus Kenzie dengan penuh cinta, bisa tetep ada waktu buat manja manja sama Mas Bojo, pekerjaan rumah Alhamdulillah bisa dihandle berdua, masih bisa ngeblog juga ehehe.

Nikmati prosesnya, jangan idealis dan jangan overthinking❤️

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

About me

Hello everyone thanks for visiting my blog, my name is Deva Oktavianingtyas. I'm 27 years old.

Please email me at devaoktavianingtyas@gmail.com

Instagram : @devaoktaaa

Thank you and I hope you enjoy reading my posts!

Living with OILY ACNE PRONE & SENSITIVE SKIN ~

Labels

  • Acne Story
  • AL♥
  • Asi Booster
  • Baby Journey
  • Baby Stuff
  • Beauty Talk
  • Cafe Hits Malang
  • Carousell
  • DEAL Journey
  • Happy Family
  • Honeymoon
  • Info Malang
  • Journey
  • Kuliner Malang
  • MPASI
  • Pregnancy
  • Racun by devaoktaaa
  • Sajak
  • Skincare
  • Story
  • Tips
  • Travelling
  • Wedding Preparation

Blog Archive

  • ▼  2023 (11)
    • ▼  September (1)
      • Barenbliss Caramel Frost Renewing Lip Scrub
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2022 (28)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2021 (33)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2020 (68)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (5)
    • ►  April (14)
    • ►  Maret (9)
    • ►  Februari (8)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2019 (86)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (7)
    • ►  Oktober (9)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (8)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (9)
    • ►  April (10)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Februari (6)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2018 (30)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (20)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2016 (7)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (2)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2014 (16)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2013 (22)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (7)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me

Follow My Twitter

Tweets by devaoktaaa

Created with by ThemeXpose