Deva


Sedetail perintilan bridesmaid aja ku perhatiin Mas, apalagi kamu? #tsaaah

Kurang kerjaan sama well planned emang beda tipis, dan untuk hal hal yang kayak ini aku emang sangat mau untuk direpotkan. Yaiyalah dev wong acaramu dewe wkwk. Meskipun perintilan perintilan kayak gini lumayan menguras pikiran dan waktu.

Untuk kain bridesmaid ini sebenernya ngga wajib yaa. Cuma ngga ada salahnya juga~

Memilih jenis kain untuk bridesmaid juga gabisa asal karena jaman now udah buwanyak banget jenis kain diluar sana. Aku memilih Maxmara Premium, karena bahannya adem dan flowy gitu dipakenya. Aku ngga pake tambahan brokat atau lace karena aku pengen yang flowy simple elegant gitu. 

Menurut aku pribadi memilih warna kain bridesmaid pun juga pusing dan gabisa sembarangan, gabisa asal ambil warna aja gitu. Misal gown kalian warna gold gabisa tiba tiba kalian pilih warna ungu buat bridesmaid. Ya boleh aja sih cuma kan ya gak matching gitu shay! Terus kalo aku pas lagi nyari kain mikir juga kan karakternya tiap bridesmaid beda, skintonenya beda, ngga bisa asal aja. Jangan ditiru sih, kurang kerjaan emang aku ini wkwk. Minimal cari yang netral dan pastel deh warnanya kalo mau aman ngga mau ribet. 

Kalau masukan dari Mas Alif pokoknya warnanya jangan sama atau senada sama gownku, nanti gak keliatan kalo aku pengantinnya gitu katanya wkwk.

Aku sampai berkali kali bolak balik ke toko kain karena bingung milih warna, bayangin. Setelah petimbangan yang aku sebutkan tadi aku juga mau warna kain bridesmaid yang gak pasaran. Mas Alif sampe lelah dan pasrah ditinggal duduk doang akutu, atau ngga sesekali dibercandain suruh aku pilih warna yang ngejreng aja kayak ungu tua, hijau, pink fanta, gitu gitu. But, thankyou sayang sudah mau direpotkan. Udah kebal Mas Alif ngadepin aku yang apa-apa serba well planned gini~

Dan akhirnya aku memilih warna iniiiii.

Tapi kok difoto warnanya gini ya? Padahal aslinya gak kayak gini (?)

Oiya sebelum pergi ke toko kain, kalian catet dulu siapa aja bridesmaid kalian. Setiap bridesmaid butuhnya kira-kira berapa meter. Karena pengalaman aku pas di toko kain kalo ukurannya di sama ratakan ada yang mubadzir kainnya. 

Aku beli kain di Citra Textile yang sudah terkenal di Malang, karena kualitasnya tidak perlu diragukan lagi pilihan warnanya pun buwanyaaak cuma dari segi harga memang agak mahal dari toko kain yang lain. Kalau mau yang lebih terjangkau didaerah pinggir jalan Pasar Besar juga banyak toko kain cuma pilihan warnanya kurang lengkap.



Setelah fix warna, aku tunjukin ke mbaknya foto bridesmaidku satu per satu terus sama mbaknya dicatet. A butuh berapa meter, B butuh berapa meter. Sama ngga sama ukuran kain yang dibutuhkan sesuai dengan perkiraan yang udah aku catet dari rumah. Dan langsung dipotong + kemas plastik rapi sesuai kebutuhan jadi ntar pas sampai rumah tinggal masukin ke paperbag ajaa.

Jangan lupa suruh mbaknya ngasi tanda biar ngga ketuker :)

Part selanjutnya adalah paperbag / box bridesmaid. Ini juga terserah, mau beli paperbag yang ada di pasaran monggo, mau custom juga monggo. Dibungkus kertas kado pun juga boleh, bebas pokoknya mah. Tapi waktu itu aku memilih untuk custom paperbag, biar sekalian ribetnya tapi harga tetap terjangkau wkwk. Di Instagram buwanyak kok yang jualan paperbag, di percetakan deket rumah kalian juga harusnya bisa. 

Aku mau paperbagnya yang simple aja gak yang gimana gimana. Inspirasi paperbag aku cari di Pinterest. Sesimple ini desain paperbagku, cuma beberapa kali revisi karena masalah font dan warna? Untung mbaknya sabar~


Ditempat aku custom paperbag juga menyediakan buku tamu yang desainnya bisa custom juga. Karena dari vendor decor atau undangan tidak memberikan free buku tamu jadi aku sekalian beli disini, lebih enak dan ngga ribet harus beli ditempat lain lagi. Udah ada nama + tanggal nya pula. Ya meskipun gak keliatan sih wkwk kan pas lagi nulis buku tamu covernya gak keliatan.



Ngasi kain bridesmaidnya jangan mepet mepet yaa. H-2 bulan lah minimal, karena kan mereka juga harus jahit dan beli kerudung / accesoriesnya. Ngomong-ngomong soal kerudung, bridesmaidku pada bingung cari warna kerudung yang match karena warnanya susah banget untuk dideskripsikan wkwk. Sampe minta tolong ke adek kelas yang jualan hijab dan biasa ke toko kain pun gak nemu warna yang match. Gak sia-sia aku bolak balik toko kain cari warna kain yang gak pasaran, saking gak pasarannya sampe susah buat cari kerudung :D

Draft wedding preparationku masih numpuk banyak, jangan bosan baca blogku yaa!
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Karena dari awal hampir semuanya aku handle sendiri, aku merasa harus bikin excel berisi rincian pembayaran vendor wedding. Excel rincian pembayaran vendor wedding ini berfungsi banget untuk mencatat berapa saja uang yang masuk dan sudah kita bayar ke vendor, keterangan yang berisi untuk pembayaran apa, tanggal berapa kita melakukan pembayaran dan berapa kekurangannya. Harus sedetail itu karena kebijakan setiap vendor biasanya berbeda berbeda saat pelunasan.

Contoh pertama untuk catering, aku melakukan DP 1 pada bulan Oktober, pada akhir Desember harus ada uang masuk 15% dari total catering supaya ikut harga tahun ini, dan harus lunas maksimal H-1 minggu.

Contoh kedua untuk undangan, DP 1 pada saat fix order, DP 2 saat desain undangan fix dan siap masuk percetakan, pelunasan dilakukan saat pengiriman undangan.

Contoh ketiga gedung, DP 1 saat fix booking pada tanggal acara dan maksimal pelunasan dilakukan H-1 minggu.

Contoh keempat MUA, DP 1 dilakukan saat fix booking pada tanggal acara dan pelunasan dilakukan pada hari H setelah make up selesai.

Oh iya, semua pembelian yang berkaitan dengan persiapan pernikahan aku masukkan kedalam excel juga ya. Biar balance antara total uang masuk dan total uang keluarnya. Gapapa, sok yes akuntansi debet kredit padahal dulu exam mata kuliah akuntansi dapet jelek wkwk.

Jangan lupa kuitansi pembayaran dan pembelian apapun harus disimpan rapi didalam 1 kotak, jadi misal nanti ada miss sama vendor kita punya bukti pembayarannya.

Nah aku merasakan fungsi dari excel ini sangat membantu, selain untuk pencatatan pribadi aku juga sangat dimudahkan dalam pelunasan.

Setelah excel fix, kan udah tau tuh berapa kekurangan yang harus dilunasi masing masing vendor, pada H-1 bulan uang pelunasan sudah aku pos pos kan di setiap amplop beserta rincian nominalnya. Jadi memudahkan aku untuk bayar ke vendor tanpa harus scroll chat Whatsapp nyari dulu udah DP berapa dan kurang berapa.

Tidak lupa sebelum pelunasan aku follow up setiap vendor apakah pelunasannya bisa transfer atau cash, dan pelunasan wajib dilakukan maksimal H- berapa. Hasil follow up tersebut juga disertakan di excel sebagai keterangan.

Excel sederhananya kayak gini, karena aku bukan ahli excel jadi bikin seadanya asal jelas dan rinci. Yang penting aku bisa baca laporan keuangannya wkwk.



Aku membuat excel kayak gini karena aku anaknya apa apa harus tercatat rapi, biar gaada yang miss.

Excel ini juga nantinya aku serahkan ke orang yang aku percaya untuk menyelesaikan pembayaran yang harus dilunasi saat hari H. Karena ngga memungkinkan kalo aku masih dipusingkan sama ngurusin bayar bayar gini contohnya pelunasan make up yang harus dilunasi pada hari H. Kalau punya kakak perempuan mending percayakan ke kakak perempuan ya, jangan kasi beban ke mama karena mama udah pasti capek fisik dan pikiran banget pas mendekati hari H apalagi hari Hnya. Dibanding kita par pengantin wanita, mama kita pasti akan lebih capek fisik dan pikiran, yakin deh~


Share
Tweet
Pin
Share
2 comments

Claim :
Emina Creamytint adalah lip tint dengan tekstur creamy yang halus, ringan dan tidak lengket. Formulanya yang ringan sehingga nyaman digunakan seharian. Dilengkapi dengan 3 kombinasi oil yang memberikan extra moist untuk mencegah bibir kering. Lip tint creamy dengan staning color yang tahan lama hingga 8 jam.

Netto :
16 gr

Price :
44.000

Where to buy ?
Sociolla 
Guardian
Shopee
Drugstore

Ingredients :

Packaging :









Texture :


How to use ?

Swipe swipe~

Final Thoughts :

Pas pertama kali swatch di tangan terasa "agak berat", ada wanginya tapi gatau deh wangi apa. Tapi pas dipake dibibir ternyata ringan, sekali swipe warnanya langsung nutup, dan cepet banget ngesetnya. Ngga lengket dan ngga transfer, awet banget lebih dari 8 jam, dan yang paling penting gak bikin bibir kering. Cuma kalo di layer kurang bagus jadinya menurut aku.

Cuma kayaknya aku salah pilih warna aja, gak PD kalo pake full lips karena merah banget shay! Aku pakenya cuma dikit banget terus diratain pake jari. 

Rating :

9/10

Repurchase ?
YES!
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Claim :
Airy Fit Sheet Mask Rice adalah Skin-Fit (melekat di wajah) yang praktis digunakan, menyegarkan, melembabkan dan menyerap secara mendalam!
  • Masker Lembaran yang skin-fit (pas di wajah) dan ramah lingkungan.
  • Penggunaan yang aman dengan lembaran ramah lingkungan yang 100% alami.
  • Permeabilitas udara yang sangat baik dengan kain tipis dan ringan.
  • Memberikan kenyamanan kulit dan melekat dengan sangat baik.
  • Masker ini merevitalisasi kondisi kulit dengan menyebarkan bahan aktif di atas wajah dengan daya retensi hidrasi tinggi dan kekuatan pengiriman hidrasi yang baik. Dengan mengoleskan essence jenis ampul akan lebih melembabkan, dan menjadikan tekstur kulit halus dan lembut. Dengan menerapkan “hydrating dan water type light essence”, memberikan finishing yang menyegarkan pada kulit.
Netto :
-

Price :
34.500

Where to buy ?
Sociolla 
Guardian
Shopee
Drugstore

Ingredients :
-

Packaging :




Texture :
Lembaran sheetmasknya lembut dan tipis banget, jadi pas dipake dimuka kayak transparan gituu.

How to use ?
  1. Bersihkan wajah
  2. Tempelkan masker
  3. Tunggu 15 sampai 20 menit
  4. Pijat bagian wajah setelah penggunaan

Final Thoughts :
Essencenya melimpah, tapi pas dipake dimuka awalnya berasa kayak "panas gitu". Efek mencerahkannya biasa aja :(

Rating :
7/10

Repurchase ?
NO!
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Buat kalian para calon pengantin jangan sampe lupa urus dokumen persyaratan nikah yaa, takutnya udah terlalu seru nyiapin venue, decor, gown dll lupa mengurus administrasi persyaratan nikah eh tapi gak mungkin ya?. 

Umumnya, administrasi persyaratan nikah harus sudah diurus H-4 bulan sebelum hari pernikahan. Jadi mari kita cari informasi terlebih dahulu sebenernya seribet apasih ngurus administrasi persyaratan nikah ini?

Biasanya untuk memudahkan calon pengantin dalam mengurus administrasi persyaratan nikah itu, kita butuh bantuan namanya Mudin. Mudin adalah perantara yang meneruskan dan mengurus dokumen nikahan kita ke KUA. Jadi kita ngga perlu riwa-riwi ke kelurahan dan KUA buat ngurus dokumen, tinggal siapin persyaratan aja dan duduk manis :D

4 bulan sebelum nikah aku cari-cari info dan contact Pak Mudin didaerah rumahku, setelah ketemu dan janjian akhirnya aku kesana untuk minta persyaratan dokumen apa aja yang harus dilengkapi, dan booking KUA untuk tanggal pernikahanku beserta jamnya. Jadwal di KUA tuh padet loh ternyata, waktu itu aku booking jadwal akad nikah pagi, dan kata Pak Mudin harus on time karena jam jam berikutnya sudah ada yang harus dinikahkan juga. Jadi kalo misal udah booking jam 8 berarti setengah 8 semua udah harus siap karena fyi KUA Sawojajar tuh terkenal ontime banget. Setelah booking tanggal dan jam baru deh dikasi list persyaratan nikah yang harus dilengkapi. 


Ngga terlalu banyak kan?

Tips dari aku, meskipun persyaratan nikahnya belum diurus mending booking tanggal dulu ke Pak Mudin jauh jauh hari biar gak keduluan orang lain. Karena pengalamanku, setelah setor persyaratan nikah Pak Mudin cerita kalo di hari dan jam akad nikahku ada 2 orang yang mau nikah juga akhirnya terpaksa harus mundur jamnya karena udah keduluan sama aku. Kalau jam akad nikahnya mundur pasti akan mempengaruhi prosesi lainnya kan? Jadi wajib hukumnya untuk segera booking! Apalagi kalau akad nikahnya pas hari Jumat kayak aku. Karena Jumat hari pendek dan mepet banget sama Jumatan jadi semuanyaa harus serba cepat dan ontime.

Idealnya untuk menyerahkan persyaratan nikah ini H-3 bulan tapi aku dan Mas Alif baru ngurus di H-2 bulan, menyesuaikan aja pokoknya jangan terlalu mepet yaa! Aku ngerasa H-2 bulan udah ketar-ketir kok kayaknya mepet banget. Tapi Alhamdulillah semuanya lancar~

Tips lagi nih, misal kalian melakukan foto prewedding ada baiknya setelah itu sekalian foto background biru jadi sekalian make up nya biar gak mubadzir make up 2x wkwk. Gaada ketentunan kudu pake baju warna apa gitu sih asal backgroundnya harus warna biru.

Untuk persyaratan no 9 Surat pindah nikah itu hanya dibutuhkan jika rumah calon mempelai pria dan wanita tidak satu daerah. Lek rabi karo tonggo dewe yo ra sah golek surat pindah nikah beb. Kebetulan aku dan Mas rumahnya ngga 1 daerah jadi kudu cari surat pindah nikah. Aku menyarankan kalian untuk akad nikahnya dirumah / Masjid / kalau misal di Gedung yang masih satu daerah sama rumah mempelai wanita biar pindah nikahnya gak double. Misal nih rumahku di daerah A, rumah Mas di daerah B, akad nikah di gedung daerah C. Pindah nikahnya bakalan 2x jadi makin ribet. Tapi kalau emang harus di gedung daerah C ya gapapa cuma persyaratan nikahnya harus lebih cepet diurus. Karena sezuzurnya cari surat pengantar RT RW aja kalo di Mas Alif ada dramanya wkwk.

Untuk imunisasi TT bisa dilakukan di Puskesmas, berhubung calon mama mertua aku Bidan jadi imunisasi TT nya VIP dirumah Mas Alif langsung gak pake antri wkwk.

Jangan sampe ada yang kelewat ya persyaratan nikahnya!

Setelah semua persyaratan nikah lengkap harus segera diserahkan ke Pak Mudin biar segera diproses di KUA. Pas udah dibawa ke Pak Mudin dicek tuh ada dokumen yang kurang gak, atau ada dokumen yang salah dan perlu diperbaiki gak. Punyaku ada beberapa yang kurang, dari persyaratan diatas ada tambahan soft file pass foto yang nantinya akan digunakan di kartu nikah. Jadi enak kaaan kemana mana gak perlu bawa buku nikah, tinggal tunjukin kartu nikah selesai deh.

Pak Mudin juga menjelaskan step selanjutnya yaitu pembayaran biaya administrasi, untuk biaya KUAnya 600.000, biaya ngurus lain lain 200.000. Nah saranku dari 800.000 ini ditambahi sedikit untuk Pak Mudin karena kan kita minta tolong dan terima beres. Semua pembayaran KUA dan pengurusan dokumen kita pasrahkan ke Pak Mudin.

Setelah pembayaran lunas barulah kita diberikan jadwal jomblokan. 

---
Jomblokan merupakan kegiatan yang terdapat di KUA (Kantor Urusan Agama). Jomblokan tersebut adalah salah satu prosedur yang harus dilalui bagi setiap orang yang telah mendaftarkan pernikahannya di KUA. Setiap KUA hampir setiap harinya melaksanakan kegiatan jomblokan. Dalam kegiatan tersebut PPN akan menjomblok calon pengantin laki-laki, calon pengantin perempuan dan wali nikah yang datang ke KUA. Jomblokan harus dihadiri bagi kedua calon pengantin dan wali nikahnya, baik bagi akad nikah yang dilaksanakan di KUA maupun di luar KUA (bedolan).
---

Jomblokan dilakukan maksimal H-5 sebelum akad nikah berlangsung, tapi umumnya disarankan sekitar H-2 minggu. Pak Mudinnya memberi kebebasan kita untuk memilih tanggal, harus weekday tapi. Cuma bentar kok gak sampai satu jam, jadi bisalah ijin kantor sebentar~ Jombokan harus dihadiri oleh calon pengantin dan wali dari mempelai wanita yaa.

Hari jomblokan pun tiba, undangan jomblokan jam 8 pagi. Sampai disana udah antri ternyata. Padahal KUA tuh baru buka jam 8 pagi, aku sampe sana telat 5 menit aja udah dapet antrian nomor 7. Akhirnya baru jam 9 nama aku dipanggil. Ekspektasiku jomblokan tuh semacam penyuluhan sebelum nikah gitu yaa, eh ternyata cuma validasi data doang. Ngecek apakah data yang masuk sudah sesuai mulai nama lengkap- tgl lahir- pekerjaan- dll. Sama ditanyain juga nanti pas nikah mas kawinnya apa dan diinput disistem. Paling jomblokan ini cuma 10 menit. Tapi ada sih kemaren yang prosesnya lama banget karena namanya di akte dan di KK beda, pokoknya pastikan antara KK, akte, KTP semua datanya sama dan valid agar proses jomblokannya cepat dan lancar.

Terakhir, pihak KUA bilang "Karena akadnya jam 8 pagi, setengah 8 pagi semua sudah harus siap!"

Selamat mempersiapkan pernikahan teman-teman onlineku. Semoga selalu dilancarkan.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

About me

Hello everyone thanks for visiting my blog, my name is Deva Oktavianingtyas. I'm 27 years old.

Please email me at devaoktavianingtyas@gmail.com

Instagram : @devaoktaaa

Thank you and I hope you enjoy reading my posts!

Living with OILY ACNE PRONE & SENSITIVE SKIN ~

Labels

  • Acne Story
  • AL♥
  • Asi Booster
  • Baby Journey
  • Baby Stuff
  • Beauty Talk
  • Cafe Hits Malang
  • Carousell
  • DEAL Journey
  • Happy Family
  • Honeymoon
  • Info Malang
  • Journey
  • Kuliner Malang
  • MPASI
  • Pregnancy
  • Racun by devaoktaaa
  • Sajak
  • Skincare
  • Story
  • Tips
  • Travelling
  • Wedding Preparation

Blog Archive

  • ▼  2023 (11)
    • ▼  September (1)
      • Barenbliss Caramel Frost Renewing Lip Scrub
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2022 (28)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2021 (33)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2020 (68)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (5)
    • ►  April (14)
    • ►  Maret (9)
    • ►  Februari (8)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2019 (86)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (7)
    • ►  Oktober (9)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (8)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (9)
    • ►  April (10)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Februari (6)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2018 (30)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (20)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2016 (7)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (2)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2014 (16)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2013 (22)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (7)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me

Follow My Twitter

Tweets by devaoktaaa

Created with by ThemeXpose