Persiapan Menuju Engagement Day

by - Oktober 19, 2018


Bismillahirrahmanirrahim, baru berani posting ini karena acara engagement day sudah berjalan dengan lancar :)

Jadi, tanggal 31 Juli 2018 kemaren Alif datang kerumah dan menemui orangtuaku dan bilang kalau tanggal 5 Agustus 2018 Alif dan keluarganya mau datang kerumah untuk silaturahmi. Singkat cerita saat itu Alif beserta keluarga datang kerumah untuk "nakokno" dan "njaluk". Bisa dibrowsing sendiri karena susah dijelaskan pake bahasa Indonesia wkwk. Alhamdulillah 5 Agustus 2018 berjalan dengan lancar.

Dan setelah aku cerita ke sahabat-sahabatku ucapan "selamat ya dev udah tunangan" pun berdatangan. Mendadak aku bingung, ini namanya tunangan kah? Soalnya setauku tunangan = tukar cincin = lamaran dan ternyata setelah aku browsing ada beberapa sumber yang menyatakan kalau tunangan adalah ketika pasangan kamu berinisiatif datang kerumah menemui orangtuamu dan meminta kamu untuk menjadi pasangan hidupnya. Kalau lamaran adalah langkah yang lebih serius untuk mengikat sebuah hubungan karena hubungan kalian sudah mendapat restu dari orang tua kedua belah pihak. Jadi bisa disimpulkan sendiri ya, tapi kalau aku menganggap kalau yang tgl 5 Agustus itu silaturahmi perkenalan keluarga gitu sambil membicarakan langkah yang lebih serius yaitu lamaran.

Akhirnya kedua belah pihak keluarga kami sepakat untuk mengadakan acara lamaran tahun ini, dan Alif mengusulkan untuk acaranya diadakan dibulan Oktober sekalian ngerayain ulangtahun saya. Kok pinter banget ya jadi ngasih kadonya gak dobel wkwk. Setelah musyawarah menentukan tanggal kita berdua memutuskan untuk acara lamarannya tanggal 14 Oktober 2018 dan kedua orangtua kami menyetujui. 
Cuma ada waktu 2 bulan untuk mempersiapkan acara lamaran ini ditambah waktu itu mendekati ujian semester jadi fokus belajarnya terbagi (gak fokus belajar sama sekali malah lebih fokus mikir acara lamaran wkwk jangan ditiru). Belum lagi aku di Malang Alif di Pasuruan, Alif libur Sabtu Minggu sementara aku Sabtu masih kerja sampai jam 4 sore. Sengaja gak cerita ke siapa-siapa dari jauh jauh hari untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan biar kayak suprise aja gitu ehee. Sebenernya ngga cukup banyak yang dipersiapkan untuk acara lamaran tapi kok ngerasa banyak banget yang harus diurusin. Mulai dari beli seserahan, pesen tenda dan perintilannya, dekorasi, catering, photographer, MUA, bikin baju sarimbit, dll. Alhamdulillah semuanya lancar sesuai keinginan dan penuh drama wkwk .

Gak ribet kok cuma akunya aja yang apa apa harus well prepare dan harus dipikirin matang-matang sedetail mungkin. Awalnya juga gak kebayang bakal se-hectic ini tapi tiba-tiba muncul keinginan kalau acara lamaran ini harus a b c yang sebisa mungkin aku wujudkan. Karena aku bukan mbak gitasav yang menganggap sebuah lamaran atau engagement day bukan sesuatu yang penting.

Hal - hal yang harus dipersiapkan untuk Engagement Day versi aku :

  • Tempat / Venue
Untuk tempat acara lamaran pasti diadakan dirumah pihak wanita, untuk mempersiapkan tempat ini kita harus tau berapa banyak tamu undangan yang datang. Singkat cerita, setelah mengetahui jumlah undangan dari pihak keluargaku dan Alif tidak memungkinkan kalau acaranya diadakan didalam rumah karena tidak cukup. Akhirnya aku menyewa terop, kursi, dan perintilan lainnya. Oh iya jangan lupa sewa sound juga yaa karena acaranya indoor pasti butuh untuk mendukung kelangsungan acara.

  • Dekorasi 
Kalau untuk acara didalam rumah ngga perlu terlalu ribet memikirkan dekorasi, pake paperflower/backdrop kain berjuntai dan dihias-hias juga udah beres ehehe (eh tapi ya gak segampang itu juga deng). Tapi karena ini acaranya indoor jadi mau gamau harus ada dekorasi yang "layak" untuk dilihat, gaboleh ngasal gitu. Untuk dekorasi aku percayakan semua sama Pak Agus, Pak Agus ini dulu juga yang bantu handle pernikahannya Mbak Devi kakakku. Jadi aku udah punya konsep awal yang nanti tinggal dibicarain dengan Pak Agus dan beliau memberikan masukkan sebaiknya begini lebih bagus begini blablabla. Awalnya mau pakai jasa rustic decor yang bertebaran di Instagram itu tapi udah lumayan pasaran dan banyak dipake jadi aku mau beda sama yang lain :p Kalau ada yang minta contactnya Pak Agus boleh email ke aku siapa tau membutuhkan wkwk.

  • Makanan & Angsul-angsul untuk keluarga pria
Setelah mengetahui perkiraan tamu undangan yang akan datang kita bisa mulai memesan makanan dan suguhan yang lainnya. Opsional aja sih, masak sendiri boleh tapi kalau aku biar ngga ribet semuanya catering mulai dari makanan sampai jajan-jajan suguhannya. Ngga lupa juga angsul-angsul untuk keluarga pria ini harus dipikirkan, lagi-lagi semuanya aku pesen ditoko kue karena lebih praktis dan sangat menghemat tenaga.

  • Foto
Ini penting banget sumpah! Salah satu acara penting dalam sejarah perjalan hidup ini (wkwk) sayang kalo gak diabadikan dengan baik. Pilihannya ada 2 mau sewa photographer atau minta tolong teman/saudara buat bantu fotoin. Kalau aku lebih cenderung sewa photographer karena aku ingin teman-teman dan saudaraku menikmati acaranya bukan ribet sendiri karena dimintain tolong untuk ngefotoin, dan kalo sewa photographer hasilnya pasti jauh lebih profesional juga sih.

  • Seserahan
Untuk poin seserahan ini sebenarnya beda-beda tergantung kesepakatan kedua belah pihak keluarga, ada yang seserahannya nanti pas menikah ada yang pas lamaran. Kalau di aku seserahan diberikan saat lamaran, jadi waktu 2 bulan itu dipake buat mempersiapkan semuanya termasuk seserahan. Untuk adat jawa seserahan harus ganjil yaa! Dan dalam hal seserahan ini Alif jauuuh lebih perfeksionis dibanding aku. Alif benar-benar memastikan semuanya bagus dan sesuai keinginan aku. Udah sampe gempor ini kaki muterin mall dari pagi sampai malem but I'm soooo happppppyyyyy! 

  • Cincin
Sebenernya poin paling penting dalam acara lamaran adalah cincin sebagai simbolis bahwa sudah ada ikatan. Waktu itu aku mikirnya kalau kita harus beli 2 cincin karena tunangan / lamaran = tukar cincin eh ternyata engga. Kalau dari pihak keluarganya Alif mengikat secara simbolisnya dengan memberikan cincin, kalung, dan gelang. Cincin ini juga beragam jenisnya, mau pakai emas asli, emas putih, paladium bebas sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

  • MC dan susunan acara.
Kebetulan Pak Agus ini merangkap sebagai yang ngurusin dekorasi dan MC. Untuk susunan acaranya hampir sama kayak acara-acara lamaran biasanya. Tinggal bagaimana aku dan MC mengkomunikasikannya. Termasuk lagu Marry Your Daughter yang harus diputar saat prosesi pemasangan cincin juga harus dikomunikasikan wkwk. Jangan dihujat yaa kalo aku ini permintaannya aneh-aneh :p

  • MUA
Yang paling banyak drama dan menguras pikiran adalah MUA wkwk. Kalau jago dandan sendiri boleh banget untuk menghemat biaya. MUA ini adalah hal pertama yang ada dipikiranku waktu mempersiapkan acara lamaran wkwk plis jangan dihujat lagi. Tapi bagiku ini penting, aku gak jago dandan dan gak mungkin untuk acara lamaran ini aku dandan sendiri nanti yang ada cuma pake sunscreen sama lipcream doang. Udah nemu nih MUAnya yang semuanya aku nemu di Instagram. MUA 1 ini MUA bagus dan flawless gitu dan jam terbangnya udah lumayan tinggi, aku contact orangnya dan ternyata orangnya bisa dateng kerumah kalau yang didandanin minimal 3 orang, yakali siapa lagi yang mau dandan selain aku, mau gamau aku harus datang kesana dan rumahnya lumayan jauh dari rumahku lokasi rumahnya juga rawan macet jadi pasti makan waktu dan aku harus riwa-riwi takutnyaaa sampe rumah udah keringetan dan capek dijalan akhirnya cari opsi MUA lain. MUA ke 2, hasilnya juga gak kalah bagus akhirnya aku contact orangnya dan si MUA 2 bilang gini "mbak Devanya bisa dateng kerumah aja ngga? soalnya saya lagi hamil besar" otomatis aku nanya dong hpl-nya kapan mbak? dia jawab "akhir Oktober" alamatnya deket sih dari rumahku dan aku gak masalah kalo harus dateng kesana tapiiii terpaksa cancel karena gak lucu kan tiba tiba pas dandanin aku orangnya kontraksi mau lahiran. Akhirnya menemukan MUA ke 3 ini yang ternyata dia dulu pernah beli barang di aku, ya Allah dunia ini sempit. MUA ke 3 ini mau dateng kerumah jadi aku gausa riwa-riwi. Mungkin Allah mentakdirkan aku dimakeupin sama mbak @fafa.hq cari aja di Instagram yaa. Makeupnya bagus, gak dempul sama sekali dan banyak yang bilang "manglingi". Pokoknya lovelove banget sama mbak fafa, orangnya ramah banget. Dan gara-gara keasikan ngobrol sama mbaknya aku pengen jadi MUA juga (dasar gatau diri bikin alis sendiri aja gabisa kok mau jadi MUA wkwk).

  • Baju Sarimbit
Percayalah, bikin baju sarimbit memang sebaiknya tidak dilakukan karena buang-buang duit wkwk. Tapi ya mohon dimaklumi karena aku kids jaman now yang pengen acara lamarannya pake baju sarimbit ala-ala instagram biar unyu pas difoto gitu. Plis jangan dihujat untuk kesekian kalinya ya netizen wkwk.

Aku pribadi sangat menikmati masa-masa persiapan engagement day ini, seru banget, bahkan udah hampir mendekati hari H engagement ngerasain deg-degan yang sampe gabisa tidur wkwk kerja udah gak fokus karena mikir ntar gimana ya kurang apa ya blablabla. Ah, menyenangkan sekaliii! Finally one of happiest day in my life Alhamdulillah berjalan dengan lancar.

Sekian dari aku, semoga membantu dan bermanfaat untuk siapapun yang mau mempersiapkan engagement day ya!

Eits, dilarang tanya kapan nikahnya, minta doanya aja oke? Loveyou!











You May Also Like

2 comments

  1. Selamat ya Deev, ikut seneng juga bacanya sambil bayangin nada bicaramu kalo cerita hahaha

    BalasHapus
  2. Maafin baru baleees wkwk, semoga segera menyusul riiisss 💕

    BalasHapus