Deva


Latepost banget kayaknya, ke Semarangnya kapan publishnya kapan? Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali ya kan? Akhir-akhir ini sering surfing di blog pribadi dan bermanfaat banget buat aku. Aku bisa mengingat kembali apa-apa yang pernah aku tulis, cerita yang bahagia dan haru bahkan. Jadi aku makin semangat nulis supaya someday aku bisa baca baca lagi tulisan ini dan tersenyum bahagia. Ciee gitu. Penting gak sih openingku barusan? Engga ya? Yauda gapapa biarin aja.
Back to Topic.
Mungkin tiba tiba akan menjadi rutinitas kalau setiap tahun kita ngadain liburan bareng. Kayak tahun kemaren ke Jogja tahun ini kita sepakat memilih Semarang. Kenapa kita ngadain liburan bareng lagi karena kita tuh gak pernah kumpul lengkap. Sekalinya ketemu paling cuma berdua bertiga, dan jalan satu-satunya buat meet up lengkap adalah liburan bareng. Mumpung pada belum nikah semua haha.
Kita memutuskan untuk liburan ke Semarang tgl 1 - 3 Desember 2017. Seperti biasa, aku berangkat sama Tya dari Malang, Shasa sama Anisah dari Jakarta, dan Levina emang tinggalnya di Semarang. Jadi intinya kayak nyambangin Levina gitu.
Kita semua udah sampai di Semarang tgl 1 dini hari, sekitar setengah 3 pagi. Kita belum langsung ke apartment tapi ke kosnya Levina dulu. Subuh-subuh udah bikin rame kos orang. Sekalian bikin mini suprise buat Tya karena kemarennya dia ulangtahun. Di kos Levina juga kita atur jadwal kita bakal kemana-kemana aja plus tekniknya (maksudnya jam berapa, naik apa, dan segala macem). Pagi sudah tiba dan kita memutuskan untuk cari sarapan dulu di Pasar Jumat kalau gak salah namanya. Setelah itu kita check in Apartment jam 9 pagi. Kita bermalam di MG Suite. Apartment yang super nyaman dan bersih dengan fasilitas lengkap. Jadwal kita hari ini santai banget, mau berenang ya berenang mau tiduran aja di apartment juga gapapa. Baru sorenya kita jalan sekalian cari makan. Aku sampe udah lupa urutan destinasinya wkwk, aku kasi liat fotonya aja yaa. Ada satu tempat makan yang menurut kita enak dan harganya super terjangkau Steak Adi's namanya kalau gak salah, kalian wajib cobain deh! Liburan kita selalu punya drama dibalik cerita yang mendingan gausa diceritain wkwk, but Iloveyou gengs!
Foto studio di Jonas Photo Semarang
Goa Kreo
Klenteng Sam Poo Kong

Brown Canyon
Lawang Sewu
Lawang Sewu

Ini di apartment

2016 Jogja, 2017 Semarang, 2018?
See you when i see you my sister from another mother. I miss you till we meet again!

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Sepertinya aku semakin kecanduan bikin review tentang beauty product meskipun produknya udah lama hype dan aku baru review sekarang wkwk. Yauda gapapa ya? Kan lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Hari ini aku mau review salah satu eyeshadow palette dari Beauty Creations. Sebenernya udah dari lama banget aku pengen beli ini tapi maju mundur terus, gara-gara takut untuk beberapa warnanya gak kapake dan mubadzir.  soalnya aku jarang makeup - gabisa makeup - males makeup - tapi pengen belajar makeup ehehe dan gara-gara dulu pas product ini lagi hype banget cepet banget habisnya di online shop manapun.
Kalau aku baca-baca tentang beauty product dari Beauty Creations ini kebanyakan untuk eyeshadow palletenya duplicate dari product high-end. Nah si Beauty Creations Irresistible Pallete ini adalah duplicate dari Anastasia Beverly Hills Modern Renaissance. 


SWATCHES
Terdiri dari 10 warna matte dan 5 warna shimmer. Untuk beberapa shade waktu di swatch pertama kali agak patchy. 


Maafkan karena swatchesnya ambil dari google, karena masih bingung gimana nunjukin swatchesnya tanpa memperlihatkan tangan ehehe.


PIGMENTATION
Aku gak bisa bandingin sama Anastasia Beverly Hills Modern Renaissance karena belum mampu beli productnya yaa wkwk. Tapi untuk harga yang se-affordable ini pigmentasinya cukup dan buildable. Karena sejujurnya kalau cuma 1x swatches ada beberapa warna yang sama sekali gak keluar. Kalau mau pigmented banget mungkin harus pakai eyeshadow base dulu kali ya atau bisa diakalin dengan membasahi brushnya menggunakan setting spray, eh gak harus setting spray juga sih air biasa juga bisa kayaknya. Eyeshadow pallete ini cocok banget untuk pemula, mau bikin riasan mata yang soft atau bold tetep bisa. 

PACKAGING
Dari segi packaging cute dengan dominan warna baby pink mix abu coklat gitu. Ada 15 shade dan sudah tersedia kaca didalamnya. Ukuran eyeshadow palletenya sekitar 14 x 9 yang cukup travel friendly.

HOW DID I GET IT
https://shopee.co.id/debellezashops - BEAUTY CREATIONS IRRESISTIBLE EYESHADOW PALETTE - 97.500

RATING
7/10

See you in my next post yaa. Stay tune! 


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Halo semuanya, membicarakan tentang skincare lagi kali ini aku bakal review COSRX Low-pH Good Morning Gel Cleanser. Biar terlatih nulis dan nantinya siapa tau jadi jago ya kan? Aamiin.
Sebenernya aku tau produk ini udah dari lama cuma entah kenapa dulu itu aku punya persepsi kalo COSRX itu terlalu harsh. Haha sok tau ya aku. Tapi ternyata setelah pertama kali aku cobain produk COSRX ini seketika aku speechless karena efeknya bagus banget dimukaku. Baru 1x pakai ya, literally baru 1x pakai. Waktu itu aku cobain punya temen, aku cobain pas malam hari mau tidur. Bodo amat sama tulisan good morning gel cleanser ya kan? wkwk. Setelah mukaku bersih dari makeup aku langsung cuci muka pake produk ini. First impression aku pakai produk ini seketika bikin mukaku bersih segar dan cerah, serius gak bohong. Dan efek yang buat aku lebih speechless  adalah paginya aku bangun yang biasanya muka berminyak itu ngga berminyak sama sekali. Bingung gak kok bisa sebagus ini hasilnya dalam 1x pakai? Wkwk.
Akhirnya aku memutuskan untuk membeli COSRX Low-pH Good Morning Gel Cleanser di shopee.co.id/koreanbeauty. Sebenernya aku lebih dulu beli ini daripada si Sensatia Botanicals Original Soapless ini. Tapi gara-gara COSRXnya lamaaa banget gak sampai sampai akhirnya aku beli Sensatia Botanicals.

Oke lanjut review COSRX Low-pH Good Morning Gel Cleanser. Sama kayak waktu mau beli Sensatia Botanicals Original Soapless aku review kesana kemari dulu tentang COSRX Low-pH Good Morning Gel Cleanser. Yang membuat aku yakin untuk beli produk ini adalah karena dia mempunyai pH level yang rendah dibanding produk-produk yang lain. Jadi sangat cocok digunakan untuk kulit sensitif dan kemungkinan untuk breakout karena tidak cocoknya sedikit.
Review dimulai, mari kita awali dari segi packaging, COSRX ini packagingnya simple dan gak berisik. Meskipun lagi lagi dia ngga travel friendly but no problem kan bisa dipindah ke jar kecil kalo misal mau dibawa pergi-pergi gitu. Selanjutnya dari segi tekstur sama aja kayak gel cleanser pada umumnya, bening dan baun tea tree yang cukup dominan tidak menggangu sama sekali di aku. Dari segi harga, waktu itu aku beli harganya Rp, 105.000 tapi untuk produk worth it macam ini udah aku gak comment wkwk.
Sekali lagi ya, walaupun dia Good Morning Cleanser aku pake dia pagi dan malam. Sejauh ini gaada masalah dimuka aku soalnya aku bukan orang yang selalu menggunakan heavy make up gitu. Tapi tetep, sebelum cuci muka pakai cleansing oil/cleanseng water dulu dan setelah cuci muka jangan lupa pakai toner.
Semakin lama dipake semakin aku jatuh cinta sama produk ini. Entah cuma aku yang ngerasain atau kalian juga aku gatau, tapi efek setelah cuci muka pake COSRX Low-pH Good Morning Gel Cleanser ini wajah jadi halus, bersih, fresh lebih cerah, gak kusam dan yang paling paling paling penting wajah aku jadi gak gampang berminyak.

HOW DID I GET IT
https://shopee.co.id/koreanbeauty - 105.000

RATING
9/10

REPURCHASE? YES!

Sekian review ala-ala saya, mohon dimaklumi kalo masih banyak kurangnyaa.


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Selamat pagi, selamat tahun baru 2018 semuanya.
Salah satu resolusi 2018 adalah lebih produktif dan rajin ngeblog, dan mau belajar buat review seputar entah skincare atau makeup. Ya semoga bukan hanya wacana ya ehehe.
Kali ini aku pengen review Sensatia Botanicals Original Soapless Facial Cleanser. Kalau misal masih banyak kekurangannya ya harap dimaklumi soalnya newbie wkwk.
Awal aku kenal sama produk ini dari temen, dia cerita kalo dia pakai facial cleansernya Sensatia Botanicals ini. Aku belum ada pikiran buat nyoba produk ini karena waktu itu aku masih pake Cethapil. Review sedikit ya, di muka aku Cethapil emang super melembabkan dan gak ketarik gitu kulit mukanya waktu habis cuci muka tapi makin lama bekas jerawatku bukannya pudar malah jadi hitam. Aku terganggu dengan efeknya ini. Akhirnya waktu aku ketemu temenku ini aku nyobain facial cleansernya dan baiknya dia aku dikasi di jar gitu biar aku bisa tau cocok apa engga dikulit mukaku si Sensatia Botanicals ini. 


Selama aku cobain Sensatia Botanicals Original Soapless Facial Cleanser aku juga cari review-reviewnya. Setelah browsing kesana-kemari aku mulai tertarik sama produk ini karena dia pure & natural skincare gitu, soalnya mukaku lagi breakout lumayan parah setelah berhenti pakai Larissa. Kulit mukaku jadi berminyak banget, banyak jerawat dan kusam. Setelah aku coba pakai si Sensatia Botanicals selama 1 minggu aku ngerasa cocok, produk ini ngga nambah jerawat di mukaku dan ngga ngurangin juga sih. Paling engga dia gak bikin bekas jerawatku jadi hitam. Akhirnya aku beli full sizenya di sensatia.com/id/
Dari segi packaging, Sensatia Botanicals Original Soapless Facial Cleanser ini dikemas dalam botol  berwarna coklat. Botol terbuat dari plastik dan tutup flip-top. Tutup botol ini ada lock-system yang meski botol dibolak-balik isinya  ngga bakal tumpah. Untuk mengeluarkan produk botol kemasan harus ditekan. Isi produk sebanyak 220ml. Menurutku ini ngga travel-friendly sama sekali karena botolnya gendut wkwk. Jadi misal mau dibawa bepergian harus dipindahin ke jar kecil dulu.
Dari segi aroma, awalnya terganggu sama aroma yang mirip banget sama herbal aroma jamu gitu facial cleansernya tapi makin lama makin aromanya udah ngga menyengat kayak pas awal dibuka. Mungkin karena udah dibuka tutup berkali kali jadi aromanya pudar. Untuk sebagian orang mungkin terganggu dan kurang nyaman dengan aroma ini tapi aku fine fine aja gaada masalah.
Dari segi harga menurutku agak pricey untuk sebuah sabun muka.
Dari segi tekstur sama aja kayak cleanser pada umumnya. Teksturnya seperti gel warnanya bening gitu. Sesuai klaim dari nama produknya sabun ini menghasilkan busa yang super sedikit namun tetap mampu membersihkan kulit secara sempurna.
Sensatia Botanicals Original Soapless Facial Cleanser ini merupakan sabun pencuci wajah yang cocok buat segala jenis kulit. Terutama yang memiliki kulit sensitif (kayak akuuuu).
Awal-awal aku coba, Sensatia Botanicals Original Soapless Facial Cleanser sangat gentle dikulit wajah dan membersihkan kulit wajah dengan baik. Tapiiiiiii, setelah berhari-hari aku coba akhirnya aku galau wkwk. Soalnya jatuhnya dikulit aku malah jadi cepet berminyak dan greasy parah. Mukaku jadi makin kelihatan kusam dan jerawatnya ngga kempes kempes. Aku rasa kalau untuk kulit wajah berminyak cenderung berjerawat Sensatia Botanicals Original Soapless Facial Cleanser ini cocok dipakai di malam hari karena dia bener-bener melembabkan kulit wajah. Dan untuk kulit wajah kering mungkin kalian bakal suka dan cocok banget sama produk ini.
Akhirnya aku memutuskan untuk berhenti pakai facial cleanser ini dan berpindah ke COSRX low PH Good Morning Gel Cleanser.

RATING 7/10
HARGA 130.000
REPURCHASE NO!
Sensatia Botanicals Original Soapless Facial Cleanser bisa dibeli di sensatia.com/id/



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Sebagai kado ulangtahun saya ke 21th, Alif mengiyakan ajakan saya ke pantai karena dari dulu selalu gagal ke pantai. Katanya sih, bukan karena gamau nurutin tapi dituruti di momen yang spesial. Gitu, ciee.
Rabu, 4 Oktober 2017.
Kebetulah Alif libur hari Rabu, jadi saya ambil cuti. Jam Indonesia bagian pasti ngga on time kita berangkat ke pantai jam 09.30. Padahal harusnya pagi ya kan ke pantai, berangkat jam 6 kek ya? Tapi gapapa sayanya udah kadung seneng, ngga tega juga sih Alif Selasa jam 8 malem baru berangkat dari Pasuruan, biar istirahat dulu.
Bismillah, jam 09.30 kita berangkat sampai Pantai Sendiki sekitar 12.30.
Tiket masuk ke Pantai Sendiki ini 10.000 per orang, tarif parkir mobilnya 15.000. Setelah parkir kita jalan menuju pantai tapi mampir dulu beli makan, isi perut biar kuat panas-panasan wkwk. Jauh jauh ke pantai pun kita tetep makan Indomie ya Al? wkwk. Udah kenyang gara-gara Alif pesen mie double kita lanjut jalan ke Pantai. Sampai di pinggir pantai kita naruh barang-barang biar pas jalan-jalan enteng.
Setelah itu, jeng jeng jeeeng Alif tiba tiba kasi saya sesuatu, katanya dia pengen kasi saya kado yang dibuat dengan tangannya sendiri. Sesederhana itu Alif bikin saya terharu dan bahagia. Kalo habis liat fotonya dan bertanya-tanya kenapa keroppi? karena dari dulu saya suka banget keroppi, super gemazzzz dan tembem, ((kayak saya)).

Foto-foto kita di Pantai Sendiki,






Terimakasih sayang, kapan-kapan kita ke pantai lagi yaa!
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

About me

Hello everyone thanks for visiting my blog, my name is Deva Oktavianingtyas. I'm 27 years old.

Please email me at devaoktavianingtyas@gmail.com

Instagram : @devaoktaaa

Thank you and I hope you enjoy reading my posts!

Living with OILY ACNE PRONE & SENSITIVE SKIN ~

Labels

  • Acne Story
  • AL♥
  • Asi Booster
  • Baby Journey
  • Baby Stuff
  • Beauty Talk
  • Cafe Hits Malang
  • Carousell
  • DEAL Journey
  • Happy Family
  • Honeymoon
  • Info Malang
  • Journey
  • Kuliner Malang
  • MPASI
  • Pregnancy
  • Racun by devaoktaaa
  • Sajak
  • Skincare
  • Story
  • Tips
  • Travelling
  • Wedding Preparation

Blog Archive

  • ▼  2023 (11)
    • ▼  September (1)
      • Barenbliss Caramel Frost Renewing Lip Scrub
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2022 (28)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2021 (33)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2020 (68)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (5)
    • ►  April (14)
    • ►  Maret (9)
    • ►  Februari (8)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2019 (86)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (7)
    • ►  Oktober (9)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (8)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (9)
    • ►  April (10)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Februari (6)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2018 (30)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (20)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2016 (7)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (2)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2014 (16)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2013 (22)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (7)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me

Follow My Twitter

Tweets by devaoktaaa

Created with by ThemeXpose