Deva


Lanjut drama dekorasi pelaminan yang kayaknya cukup panjang. Jadi mending amunisinya disiapkan dulu~

Acara resepsi pernikahanku diselenggarakan di Aula SMK Telkom Minggu, 15 Maret 2020 jam 10:00 - 14:00. Jam 10:00 - 11:00 untuk acara keluarga, 11:00 - 14:00 full untuk tamu. Dicatat dan diingat ya kalau jam 10:00 acara dimulai.

Sebagaimana mestinya, Sabtu 14 Maret 2020 sore sudah harus mulai loading decor. Dan seharusnya pula decor pelaminan dan decor catering harus bertemu untuk berkoordinasi. Karena harus bagi space biar gak bentrok. Tapi kenyataannya decor catering dan decor pelaminan tidak bertemu. Decor catering sudah standby duluan dan mulai kerja ontime sore hari.

Karena meja utama prasmanan ini ternyata besar jadi harus ubah konsep total tata ruang yang dari awal udah aku bikin. Wedding entrance tidak jadi center karena harus berbagi ruang dengan meja utama prasmanan. 

Lalu kemana Mas Ulfa? dia bilang baru mulai decor agak malem sekitar jam 8. Coy, loading decor pelaminan itu butuh waktu minimal 8 jam. Dari situ aku udah mulai emoziii. Mas coba menenangkan biar aku gak stres tapi kok kayaknya gabisa. 

Jam 7 malem aku digedung bersama Mas Alif, keluargaku, dan Pak Agus (orang yang bantu handle acara nikahanku, ala ala WO gitu). Jam 7 ini bunga-bunga udah dateng, dan perlengkapan decor juga dateng masih 1 pickup. Aku baru tau kalo ternyata untuk decor pelaminan tuh vendor bunga ada sendiri. Makanya bunga udah dateng duluan. Aku tunggu sampai jam 8 malem sampai semua perlengkapan decor lengkap. Dan yhaaa, jam 8 semua sudah datang lengkap tapiiiiiiii saat ini pwdecoration sedang handle 2 event, orang-orang decor harus ngedecor pelaminan di Araya dulu! Jam 8 malem masih mau decor di Araya terus mau decor di SMK Telkom mulai jam berapa? Aku udah yang panik banget, meskipun Mas Ulfa ngeyakinin kalo semua bakal selesai sebelum acaraku dimulai.

Terus lagi, 1 pickup yang berisi bunga asli itu ternyata dibagi untuk 2 decor, di SMK Telkom dan di Araya. Makin syok karena bunga aslinya dikit banget Ya Allah. Karena perjanjian awal decor full pake bunga asli. Tapi mungkin orangnya lebih tau dan mungkin memang hanya butuh bunga segitu untuk decor yang aku inginkan. Jadi aku pasrah aja, semoga hasil akhirnya sesuai dengan keinginan aku.

Akhirnya aku pulang karena Mas gamau aku kecapekan dan makin kepikiran. Pak Agus juga bantu banget, dia bilang jam 12 malem mau ke gedung untuk cek progress decor udah sampai mana dan janji kabarin aku. Tidur pun gak tenang. Sampai jam 6 pagi Pak Agus belum kasi kabar, mungkin gamau aku makin panik kali ya, akhirnya Bapakku ke gedung sekitar jam setengah 7 pagi dan progres masih sekitar 60%.

Deggg...

Udah mau nangis tapi gabisa apa-apa, karena kembali lagi aku orangnya pemikir dan wellplanned. Singkat cerita karena aku udah riweuh makeup dll, urusan gedung aku pasrahkan ke Pak Agus.

Dan, yhaa. Loading decor selesai jam 10:00 PAS. Itupun backdrop hitam dibelakang decor tidak sempat terpasang. Mantap betul~

Masih Alhamdulillah karena semua selesai tepat waktu meskipun kesannya jadi terburu-buru dan sedikit "berantakan". But, its okay :)

Mungkin karena aku orangnya terlalu pemikir dan apa-apa harus wellplanned, belum pernah handle decor pelaminan juga sebelumnya jadi aku sangat panik dan was was. Tidak bermaksud menyudutkan karena memang decor selesai dan hasilnya gak jauh beda dengan keinginan aku. Yaa tidak bisa 100% sesuai karena memang kita hanya manusia biasa, dan aku menaruh ekspektasi terlalu tinggi :')

Cuma yang bikin tidak sesuai adalah aku menegaskan diawal kalau bunganya aku minta soft pastel tapi bukan pink karena aku gak suka piiiinnnnnkkkk. Dan kenyataannya, ah sudahlah :')

But, terimakasih pwdecoration. Alhamdulillah acara resepsi berjalan lancar dan tidak hujan.

Tapi dari acara pernikahan ini aku banyak belajar, bahwa tidak semua yang sudah aku rencanakan berjalan mulus sesuai ekspektasi aku. Dan menyiapkan pernikahan memang tidak pernah semudah itu ternyata, kalau kalian tipe yang pemikir, serba wellplanned dan ada uang lebih mending pake WO aja shay beneran deh! Mungkin akan sangat membantu biar kalian gak stres.



Sekian drama decor pelaminan aku, nantikan drama selanjutnya yaa!

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Hai haloo calon pengantin, bagaimana kabarnya? Sudah deg-deg-an menjelang pernikahan? Semoga apapun yang sedang kalian persiapkan dilancarkan yaa :))

Melanjutkan wedding preparation setelah fix dapet venue, langkah selanjutnya adalah cari decor pelaminan.

Siapa yang setuju kalao decor menjadi salah satu sumber kegalauan dalam mempersiapkan pernikahan? Tapi ketika kita sudah punya konsep pernikahan impian kayak gimana pasti akan jauh lebih mudah. Makanya seperti yang udah aku sampaikan diawal kalian wajib punya dulu konsep pernikahan impian, gak harus detail kok. Konsepnya aja dulu, nanti urusan detail menyesuaikan. Dan pastikan bahwa ditengah jalan nanti konsep itu gak bakalan ganti karena ada tren decor wedding baru wkwk. Kalau udah fix decor saran aku mending jangan searching decor lagi di Pinterest sih, takut menimbulkan kegalauan~

Dari awal, aku pribadi emang gak pengen konsep decor pelaminan adat jawa dan rustic. Perlu ditekankan dan digaris bawahi wkwk. Tapi setiap orang kan memiliki konsep pernikahan impian yang berbeda-beda jadi bebas sesuai kehendak calon pengantin. Dan jangan lupa kalau orang tua pun punya keinginan, misalnya setelah akad nikah harus ada prosesi adat. Hal tersebut harus benar-benar dirundingkan sampai ketemu jalan tengahnya. Daaaaan meskipun jaman sekarang decor rustic sedang hits tapi aku sama sekali tidak tertarik. Bahkan dari decor engagement aku waktu itupun juga tidak ada rustic-rustic-nya.

Aku punya impian dekorasi yang simple tapi elegant. Semi semi internasional gitu sih jatuhnya. Lalu setelah aku diskusikan dengan Mas Alif dia ngikut aja pokoknya aku bahagia wkwk.

Aku cari cari konsep decor pernikahan di Instagram dan Pinterest sesuai dengan yang ada dibayangan aku, jadi aku punya gambaran aku maunya ini ini ini, detailnya gini, mau bunga yang warna ini, dll. 

Setelah konsep decor yang aku pengen fix barulah cari vendornya. Pencarian vendor decor wedding di Malang full aku cari lewat Instagram. Pilih yang trusted dan jam terbangnya tinggi ya shay! Buat pernikahan mah jangan coba coba~

Aku coba Whatsapp beberapa vendor untuk menanyakan harga, apakah bisa bikin decor dengan konsep yang aku mau, freenya apa aja, syarat dan ketentuannya gimana. Semua harus detail. Jangan ada yang kelewatan, dan sebisa mungkin mintalah free sebanyak-banyaknya wkwk. Harap maklum jiwa emak-emak-ku sudah mulai keluar gengs.

Ke setiap vendor yang aku pakai aku selalu minta maaf kalau aku bawel dan banyak maunya wkwk. Semua konsep aku pikirkan secara detail dan matang. Emang terkesan ribet tapi aku mau semuanya well planned dan sesuai ekspektasi aku.

Ini list decor yang aku rekomendasikan siapa tau kalian butuh :))
  1. pwdecoration (081216661944)
  2. oppie_dekorasi (085236147366)
  3. peacockdecor (081334348179)
  4. yusyoga (082257018125)
  5. rickydecoration (081235195284)
  6. safirastudio_decoration (085100154995)
Vendor yang aku chat Whatsapp lebih dari 6 ya guys, cuma menurut aku 6 vendor ini yang paling terjangkau harganya dan InshaAllah trusted. Kalau gak percaya coba deh contact buat tanya pricelist wkwk. Aku merekomendasikan ini buat temen-temen yang ngga punya waktu banyak buat cari vendor dan dapet harga tinggi, InsyaAllah list ini bisa membantu :)

Setelah udah dapet beberapa list vendor decor, aku compare semuanya dan aku ambil 2 yang paling mencuri hati terutama dari segi harga dan segi lain-lainnya. Yakni pwdecoration dan oppie dekorasi.

Sebenernya, decor utama yang aku pilih terinspirasi dari portofolio decornya peacockdecor tapi setelah aku nanya nanya untuk model decor tersebut tidak bisa digunakan di SMK Telkom karena kurang tinggi dan kurang lebar. Dan untuk ke vendor lainnya aku tanya apakah bisa aku minta decor seperti itu. Dan 2 vendor tersebut menyanggupi.

Baru deh setelah itu aku bikin appointment sama 2 vendor tersebut, dan hasil meeting dengan vendor nanti yang dijadikan bahan pertimbangan mau pilih vendor decor A atau B. Hasil meeting tadi akan kita rundingkan dengan keluarga, barangkali ada masukan atau ada yang kurang. Karena namanya kita kan belum ada pengalaman ngurusin beginian.

Tips: Setiap decor pasti ngasi free yang berbeda-beda, nah sebagai calon emak-emak yang gamau rugi aku menggabungkan semua free itu dan aku coba minta ke vendor decor yang aku pilih dan Alhamdulillah bisa guys! Untung banyak deeeehhh wkwk. Kalo kata Mas Alif jiwa emak-emak ku sudah tidak diragukan lagi, jago banget negonya!

Akhirnya aku memutuskan untuk memilih pwdecoration karena pertama dari segi harga vendor ini paling terjangkau, masnya juga enak diajak ngobrol dan diskusi, terus dia mengerti apa yang aku mau dan paham sama setiap detail yang aku minta, dan yang ketiga freenya banyak banget beib siapa yang gak tergiur ya kan?

Btw, karena hari akad nikah dan resepsiku berbeda jadi aku membutuhkan 2 decor, untuk akad akan diselenggarakan di Masjid tapi berhubung masjidnya gaboleh didecor jadi aku cuma minta karpet dan meja serba putih biar terkesan lebih sakral. Decor akad yang seharusnya dimasjid aku minta pindahkan kerumah, semacam backdrop aja biar bagus buat foto-foto wkwk. Tetap tidak rustic ya, aku juga bingung kenapa ngga memilih rustic padahal sekarang decor rustic lagi menjamur dan sedang berada dipuncaknya wkwk. Eh tapi gatau deh backdrop full daun gini termasuk rustic gak ya? Karena untuk backdrop akad ini justru ada 3x aku minta ganti. Menurutku bukan rustic sih tapi yaweslah. Untuk resepsi baru sesuai impian aku.

Ooiya, ternyata decor pelaminan waktu resepsi yang aku pengen itu temanya industrial guys. Catat!

Tanyakan semua dengan detail ya guys! Sedetail minta karpet jalan warna apa, kursi pelaminan kayak gimana, dapet penjor ngga, minta free kembang mayang kalau butuh karena kembang mayang lumayan mahal wkwk. Mau wedding bouquet yang kayak gimana, request aja. Aku menegaskan ke masnya kalau untuk decor pelaminan resepsi aku tidak mau rustic, taman depan pelaminan sama sekali gamau pake kayu kayu. Aku minta ganti detail bunga supaya tidak terlalu banyak daun, dll.

Tapi negosiasinya yang santai aja, jangan terkesan memaksa biar kerjasamanya enak. Kalau emang gabisa ya gausa dipaksa, tapi kalau bisa ya sikaaaat bosque!

Sistemnya sama, DP dulu 20%. Dan pelunasan dilakukan sekitar H-1 bulan.

Eh ada yang kelupaan, aku fix booking decor H-5 bulan. Gak lama setelah booking gedung pokoknya.

Lalu, sekitar 1,5 bulan sebelum hari H vendor decor contact kita buat ketemu dan liat venue. Berhubung decor yang aku pakai terpisah dirumah dan digedung jadi harus survey 2 lokasi. Survey ini dilakukan decor untuk mengukur luas venue dan panjang decor yang dibutuhkan, setelah itu merancang tata ruang agar terkesan luas dan nyaman untuk para tamu.

Untuk tata ruang decor bisa didiskusikan dan dicari jalan tengah yaa, sebelumnya kan aku udah punya bayangan nih misalkan meja buku tamu dan meja pengambilan souvenir berdekatan ternyata saran dari vendor decor terlalu riweuh jadi mending dibuat 2 pintu, selanjutnya aku minta wedding entrance-nya center lalu coba dipikirkan oleh vendor decor bisa gak ya bagus gak yaa mengganggu meja catering gak yaa. Sebagai yang awam masalah penataan decor kita kan pasti butuh banyak masukan dan kurang begitu tau gimana bagusnya jadi sebaiknya didiskusikan sampai menemukan hasil yang sesuai. Jadi boleh ngasi pendapat tapi ojo ngeyel :p

Fyi aja nih, merancang tata ruang di SMK Telkom ini tricky. Harus dipikirkan betul-betul, karena loading dekorasi pelaminan bareng sama dekorasi catering jadi kedua vendor harus diskusi agar tidak mengganggu satu sama lain. Dan pada akhirnya semua konsep harus berubah total di H-1. Ambyaaar sudah~

Update Decor Akad Nikah :

Acara akad nikahku jatuh pada Jumat, 13 Maret 2020. Hari Rabu aku follow up Mas Ulfa (Pemilik sekaligus CP pwdecor) untuk mengingatkan biar kamis malem gak lupa buat decor. Yang bikin kaget adalah Mas Ulfa nanya "Acaranya akadnya tgl 12 atau 13 mbak?" Monmaap ini pertanyaan macam apa :( Akhirnya aku ingetin kalo acara tgl 13 dan tgl 12 malam decor akad harus selesai. Mas Ulfa ini juga gak fast respon, buka WA tapi chat gak di read, jadi harus di boom telp biar direspon.

Kamis paginya pun aku follow up lagi, nanya mau decor jam berapa dan ngingetin jangan lupa kembang mayangnya untuk temu setelah akad nikah. Kembang Mayang untuk tgl 13 ini udah deal jauh jauh hari saat aku DP pertama decor, udah aku jelasin secara rinci semuanya. Lalu ketika ditelp diingetin kembang mayang masnya nanya lagi "Loh kembang mayangnya bukannya untuk Hari Minggu?" Kzl gak siiiiih? Dan aku masih berusaha buat gak stres karena gak lucu kalo aku tumbang saat hari H karena banyak pikiran.

Decor akad untuk rumah dan masjid dimulai sore hari saat lagi hujan deras dirumahku, bener bener deras hujannya. Yang ngedecor sekitar +- 10 orang jadinya cepet selesai. Palingan sekitar 2,5 jam. Hasil akhirnya aku suka banget sih sama decor backdrop akad ini, untuk karpet serba putih acara di masjid juga gaada masalah. Yang menjadi permasalahan adalah kembang mayang baru dianter setengah 1 pagi hari Jumat, padahal bilangnya jadi sekitar jam 10 / jam 11 malem. Gue gak tidur coy sampe jam 1 padahal jam 5 harus make up. Ya gimana gak spaneng acara temu manten jam 9, kalo gaada kembang mayang kan gak lucu.

Untuk aku yang semua semua harus well planned, tipe kayak Mas Ulfa ini terlalu selow buat aku, tidak konfirmasi pula. Di telp dari jam 11 juga bilangnya udah otw :( 

Akad nikah berjalan dengan lancar, Alhamdulillah. Setelah acara akad selesai, Mas Ulfa kerumah untuk mengambil uang pelunasan decor.

Drama panjang terjadi ketika decor pelaminan digedung, karena udah panjang banget aku post di Dekorasi Pelaminan part 2 yaa. Jadiiii, jangan bosen untuk baca ceritaku :))
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Untuk melengkapi kemeriahan pada acara resepsi pernikahan, MC dan band adalah jawabannya. Udah pada tau kan kalau MC bertindak sebagai pemandu jalannya acara sesuai rundown yang sudah kita buat diawal. Carilah MC professional dan sesuai bidangnya, biasanya MC khusus pernikahan adat dan MC khusus pernikahan dengan tema internasional itu berbeda.

Konsep rundown akad nikah, temu manten, dan resepsi aku buat sendiri.

Untuk acara akad nikah dan temu aku pakai standart orang biasanya, kalian bisa cari referensi dari internet. Cuma ada beberapa rangkaian yang aku kurangi karena akad nikahku jatuh pada hari Jumat. Kalau rangkaiannya kepanjangan takut gak keburu waktunya.

Tapiiiii, untuk resepsi aku cukup lama bikin konsepnya. Karena untuk resepsi aku full internasional. Aku cari beberapa referensi dari Youtube, wedding entrance luar negri gitu wkwk. Tidak lupa untuk rundingan dengan Mas Alif, beberapa kali revisi dan akhirnya fix.

Setelah konsep rundown dari aku udah fix, aku harus ketemu dengan MCnya langsung supaya MC ngerti gimana konsep acara yang aku mau. Ternyata susah sekali menjelaskan ke MCnya karena terlalu ribet dan banyak detail wkwk.

Malahan MCnya bilang, jadi sebenernya kalo digedung itu ada upacara resepsi gitu dan harus ada beberapa rangkaian yang dijalani. Tapi dengan ngeyel aku bilang aku gamau pake konsep itu, aku mau pake konsep acara yang udah aku bikin sendiri.

Setelah aku jelaskan pelan-pelan setiap detailnya akhirnya MC mengerti.

Sebenernya konsep acara resepsi yang aku bikin ini banyak terinspirasi dari Wedding Organizer, ya meskipun aku gak pake WO karena harganya Masha Allah tapi aku cari ilmu dari sana. Selalu ada cara pokoknya wkwk.

Beberapa kali aku dapet proposal WO dan aku baca aku jadi banyak belajar dan ada hal-hal detail yang kadang luput dari perhatian, itu jadi pembelajaran buat aku untuk berupaya gaada hal yang kurang saat hari H.

Ternyata fix-ing rundown itu susah, karena harus memikirkan banyak orang dan banyak faktor lain. Bagaimana rangkaian acara tersebut nyaman untuk pengantin, keluarga, kerabat dan tamu.

Jangan lupa juga untuk bagi tugas siapa yang bagian penerima tamu dan souvenir, ini udah harus dibagi dari jauh jauh hari dan pastikan yang dimintain tolong sanggup dengan tugas tersebut. 

Yang kedua adalah Band. Kalo boleh jujur nih aku nyari Band buat nikahan lumayan mepet dan dadakan, cari cari di Instagram dan nemu Popcorn Band.

Popcorn Band menyediakan 4 paket akustik, semakin lengkap personilnya semakin mahal harganya.

Paket 1 :

  • Gitar
  • Bass
  • Cajon
  • Vokal 1 orang
Paket 2 :

  • Gitar
  • Bass
  • Cajon
  • Vokal 2 orang
Paket 3 :
  • Gitar
  • Bass
  • Cajon
  • Keyboard
  • Vokal 1 orang
Paket 4 :
  • Gitar
  • Bass
  • Cajon
  • Keyboard
  • Vokal 2 orang
Popcorn Band juga menyediakan tambahan Saxo dan Sound.

Alhamdulillah pas tgl 15 Maret 2020 masih available. Popcorn Band ini udah professional banget sih menurut aku, aku lihat portofolionya di Instagram juga jam terbangnya udah cukup tinggi. Semua penyanyinya juga memiliki karakter suara yang khas, aku request untuk vokalisnya yang berhijab.

Si adminnya juga nanyain rundownnya + request lagu apa aja maksimal 15 lagu. Malahan nanya juga gown & suit ku warna apa jadi personilnya bisa menyesuaikan warna yang senada. Popcorn Band konfirmasi bahwa akan datang 2 jam sebelum acara dimulai untuk check sound. Suka aku, sama yang detail dan well planned kayak gini.

Naah  yang terakhir, aku sempat dibikin pusing mikir lagu apa yang pas untuk dipake saat wedding entrance atau istilahnya kirab pegantin. Ada banyak opsi, dan setelah 4x ganti lagu akhirnya fix pakai  2 lagu. Beautiful In White untuk pengantin dan From This Moment untuk kirab orangtua mempelai ~

Update :

Karena aku dan Mas telat sampai ke Gedung, semua jadi terkesan serba terburu-buru. Rundown resepsi yang sudah dibuat diawal tidak semua dijalankan karena emang waktunya gak cukup huhu :(

Alhamdulillah MC & Band udah standby dan menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Langsung tanggap gitulo meskipun acaranya telat, duuh terharu :')

Aku sangat merekomendasikan Popcorn Band untuk kalian yang cari band acara wedding. Professional dan on time banget, vokalisnya suaranya bagus dan berkarakter banget ditambah lagi harganya yang terjangkau. Jadi, tunggu apa lagi?
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Gak habis habis ya persiapan pernikahan iniiiiih. Selanjutnya yang harus dipersiapkan adalah cincin nikah, sebagai pengikat simbolis kalo udah suami istri aja gitu. Tapi kalau dalam Islam kan laki laki gaboleh pake perhiasan emas ya, jadi opsi lainnya ya pake Silver aja. Atau kalo ada budget lebih bisa pakai Paladium.

Buwanyak banget toko yang jual cincin beginian, di Instagram juga banyak yang jual. Tapi kalo untuk cincin, aku pribadi kayaknya mending beli langsung deh biar pas dijari manis kanan. Bisa liat modelnya secara langsung jadi lebih lego~

Untuk cincin nikah ini kalau misal ngga custom bisa beli dadakan, H-1 bulan masih oke lah. Tapi kalo mau custom mending dikasi spare waktu lebih.

Akhirnya setelah keliling Malang aku menemukan satu toko yang harganya super terjangkau. 2 cincin gak nyampe sejuta, hemat shay!

Karena banyak banget pilihannya, kali ini pilihanku dengan Mas Alif berbeda, dan karena gaada yang mau ngalah biar tidak memancing keributan akhirnya milih cincin nikah masing-masing tapi pas disatuin tetep match. Itu menandakan bahwa perbedaan kalo disatukan bisa jadi indah wkwk apasih dev.





Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Banyak juga ya shay perintilan yang kudu disiapin buat nikahan. Nah kali ini aku mau bahas tentang souvenir.

Untuk souvenir sebisa mugkin aku gamau yang asal murah tapi gak kepake dan dianggurin atau bahkan dibuang, karena aku pribadi pun suka kalau nerima souvenir yang beneran ada fungsinya. Berfungsi tidak berarti harus mahal ya, berusaha cari yang harganya terjangkau dan yang dikasi seneng karena emang barangnya bisa dipake.

Pilihan souvenir sekarang ini sangat beragam, mulai barang pecah belah, sendok garpu, kipas, tempat tissue, taplak meja, dan masih banyak lagi. Tapi aku cari praktisnya aja, dan yang kalo pas souvenirnya dateng disimpen dirumah tidak makan tempat. 

Aku dan Mas Alif sepakat untuk memilih pouch sebagai souvenir pernikahan. Karena dasarnya aku emang demen banget sama pouch, berfungsi banget bisa buat tempat perintilan di tas gitu biar gak berantakan, jadi kalo mau gonta ganti tas tinggal diangkut aja pouchnya dipindahin ke tas lain. Praktis dan pasti terpakai menurutku.

Setelah survey beberapa tempat souvenir di Malang aku ngerasa kurang sreg karena menurut aku souvenir pouch di Malang kainnya terlalu tipis kayak saringan tahu wkwk, jahitannya gak rapi, kualitasnya kurang baik menurut aku jadi aku meluncur ke Instagram mencari wangsit dan memutuskan beli souvenir di Jogja. Emang suka ribet anaknya, beli souvenir aja jauh banget.

Nama Instagramnya a.d.a_souvenirproject, ini supplier souvenir tangan pertama yang InsyaAllah kualitasnya bagus dan harganya terjangkau. 

Kenapa beli souvenir harus jauh banget sih Dev? Ada + - nya sih ketika aku memutuskan untuk beli souvenir online. + nya adalah InsyaAllah barangnya bagus, kainnya tebal, motifnya tidak alay, jahitannya rapi, dan packagingnya bagus. - nya harus ada biaya ongkir. Tapi aku udah sreg dan percaya sama kualitasnya jadi mending ngalahin pesen di tempat yang jauh.

Alur pemesanannya adalah pilih pouch jenis apa, ukurannya berapa, pesen berapa pcs lalu chat admin dan langsung dapet totalan habis itu bayar DP sesuai ketentuan. Setelah itu aku sebutkan setiap detail yang aku pengen mulai dari font, brownpaper, cara pengemasan dll. Dan admin memberikan estimasi tanggal kapan souvenir jadi dan siap kirim.

Oiya, souvenir sudah bisa dilakukan pemesanan pada H-4 bulan yaa.

Sambil menanti souvenir jadi mari kita menyiapkan perintilan nikahan lainnya.

Sampai pada tanggal estimasi yang dijanjikan souvenirku jadi. Aku follow up dan menanyakan sampai dimana progress souvenirku karena harusnya pada tanggal tersebut udah tinggal pelunasan dan siap kirim. Sempet kecewa karena 3 hari berturut turut aku chat dan gaada tanggapan, setelah hari ke 4 baru dia bilang kalau pouchnya udah jadi cuma setelah di QC pemasangan labelnya miring miring jadi dibalikin ke penjahitnya. Kzl dong aku, yang pertama karena dia gak menginfokan dan gak ngerespon chat aku yang kedua takut kalo ada bekas jahitan karena labelnya dilepas terus pasang ulang. Udah gitu waktu aku tanyain estimasi jadinya kapan ngga direspon juga chatku, karena aku cerewet ya aku follow up tiap hari. Masih cukup lama sih hari H nya cuma menurut aku kurang profesional aja kalo ngga ngerespon chat padahal aku tau adminnya online.

Yang bikin kzl selanjutnya adalah setelah aku follow up berkali kali dan pouchnya jadi aku dikirimin tuh fotonya dan kaget karena font labelnya gak sesuai dengan yang aku request padahal awal aku kasi detail dia menyanggupi, dan alasannya karena kalo label gabisa request font. Cuma hal sepele sih, tapi aku ngga suka kalo ngga sesuai perjanjian gini. Dan aku anaknya gabisa selow, kalo perjanjian awalnya A ya harus A sampe akhir.

Udah clear, pelunasan, dan siap kirim.

Alhamdulillah pas dateng aku sukaaa, hasilnya sesuai ekspektasiku. Kainnya tebel ngga kayak saringan tahu, jahitannya rapi, motifnya bagus. Overall bagus pokoknya, beneran trusted harga terjnagkau dan kualitasnya luar biasa.

Tapi ternyata semua tidak berhenti disitu.

Pas mau nyoba hitung ulang kok kayak ada sesuatu yang mengganjal. Perasaan aku pesen yang ukuran 18x15 dan pas aku ukur 18x15 itu sama besarnya kayak pouch yang aku punya eh kok ini lebih kecil. Dan ternyata pas diukur secara random sampling ukurannya ngga 18x15 dong. Yang salah ukuran ngga sampe 18x15 75% woooy wkwk.

Langsung diam seketika, meskipun mama bilang yauda biarin aja bagus kok ngga kecil kecil banget. Gabisa akutuuuuu, langsung complain ke mbaknya minta kejelasan apakah kalau ukuran 18x15 itu potongan kain sebelum dijahit atau gimana. Karena pouch yang dateng setelah dijahit tuh rata rata panjangnya cuma 16,5. Aku pesen 4 motif, cuma 1 motif yang panjangnya 17,5 sisanya kurang dari 17 semua. Untuk yang 17.5cm aku maklumi tapi lainnya jadi coba aku tanyakan.

Setelah dihitung jumlah souvenirnya pun kurang 2pcs dari total yang aku pesan.

Aku nanyanya baik baik yaa ngga kayak orang ngajak ribut wkwk, plus dilengkapi dengan bukti foto aku ukur pouchnya pake penggaris, ditanya dan dicari jalan tengahnya ya gengs kalo misal mau complain gini, biar keduanya tidak merasa dirugikan.

Besok paginya dapet jawaban dari admin mau ditanyakan owner dan dicomplainkan ke penjahitnya dulu nanti aku dikabarin. Waktu Mas Alif kerumah dan random sampling ngukur dia agak kzl juga karena menurut dia kalo kecil begitu cuma bisa buat tempat koin gabisa dibilang pouch sebagaimana fungsinya, tau sendiri Mas Alif perfectionistnya kayak gimana, aku aja kzl apalagi dia wkwk.

Sorenya setelah diskusi panjang dan deal akhirnya dikasi potongan harga. Win win solution yang udah paling bener menurutku. Souvenir clear yaa.

Aku sangat sangat sangat merekomendasikan beli souvenir disini karena emang barangnya bagus, pengerjaannya rapi! Mungkin masalah ukuran cuma kesalahan teknis dipenjahitnya yang entah gimana. Dan aku yakin setelah ini pasti akan ada perbaikan dari pihak penjahitnya untuk lebih berhati-hati. Jadi jangan khawatir dan jangan ragu buat pesen souvenir disitu, harga terjangkau kualitas bagus :)


Ternyata ngurus nikahan ngga semudah itu, kerikil kerikil kecil pasti ada. Tapi Alhamdulillahnya semua vendor baik dan bertanggung jawab.

Sebenernya kalo orangnya selow dan menerapkan prinsip "yauda gapapa" gaakan menguras pikiran, tapi tidak semua orang bisa begitu. Yang penting semua dibicarakan dengan baik-baik.

Kuncinya ada dikalian dan pasangan kalian. Sebisa mungkin aku sama Mas saling jaga mood, karena ngurusin hal hal kecil begini juga bisa menimbulkan keributan kalo moodnya lagi gak bagus. Ngurusin perintilan nikahan harus dengan kepala dan hati yang adem ayem, jangan telat makan karena kalo laper jadi crancky wkwk~

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

About me

Hello everyone thanks for visiting my blog, my name is Deva Oktavianingtyas. I'm 27 years old.

Please email me at devaoktavianingtyas@gmail.com

Instagram : @devaoktaaa

Thank you and I hope you enjoy reading my posts!

Living with OILY ACNE PRONE & SENSITIVE SKIN ~

Labels

  • Acne Story
  • AL♥
  • Asi Booster
  • Baby Journey
  • Baby Stuff
  • Beauty Talk
  • Cafe Hits Malang
  • Carousell
  • DEAL Journey
  • Happy Family
  • Honeymoon
  • Info Malang
  • Journey
  • Kuliner Malang
  • MPASI
  • Pregnancy
  • Racun by devaoktaaa
  • Sajak
  • Skincare
  • Story
  • Tips
  • Travelling
  • Wedding Preparation

Blog Archive

  • ▼  2023 (11)
    • ▼  September (1)
      • Barenbliss Caramel Frost Renewing Lip Scrub
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2022 (28)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2021 (33)
    • ►  Desember (2)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2020 (68)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (5)
    • ►  April (14)
    • ►  Maret (9)
    • ►  Februari (8)
    • ►  Januari (9)
  • ►  2019 (86)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (7)
    • ►  Oktober (9)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (6)
    • ►  Juli (8)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (9)
    • ►  April (10)
    • ►  Maret (7)
    • ►  Februari (6)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2018 (30)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (20)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (5)
  • ►  2016 (7)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (2)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2014 (16)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2013 (22)
    • ►  Desember (5)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2012 (7)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (1)
Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me

Follow My Twitter

Tweets by devaoktaaa

Created with by ThemeXpose